Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menyatakan dukungan terhadap inovasi Bata Klik karya Misliani warga Kecamatan Binuang, yang berhasil menarik perhatian dalam ajang Kalsel Innovation Awards (KIA) 2025 di Banjarbaru pada 14–15 Oktober lalu.

Kepala DLH Tapin Nordin mengatakan, inovasi tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Baca juga: DLH Tapin temukan kadar Fecal Coliform meningkat di sungai Tapin

“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Saudara Misliani yang berhasil memanfaatkan sampah plastik menjadi ‘Bata Klik’ atau Bata Plastik Inovatif dan Ekonomis Tapin," ujarnya saat dihubungi via Telpon di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.

Ia menambahkan Inovasi Bata Klik ini dapat mengubah sampah yang tadinya tidak berguna menjadi bahan bangunan yang bermanfaat.

Nordin menyebutkan inovasi Bata Klik tetap harus memperhatikan aspek ramah lingkungan, terutama pada proses produksi agar tidak menimbulkan emisi yang mencemari udara.

“Jika proses pembuatannya menggunakan pembakaran, perlu dipastikan emisi yang dihasilkan tidak melampaui baku mutu yang ditetapkan,” katanya.

DLH, Kata dia, siap mendampingi pengembangan Bata Klik agar memenuhi standar lingkungan, dan selalu mendukung setiap inovasi masyarakat yang membawa manfaat bagi pembangunan berkelanjutan.

“InsyaAllah kami akan mendampingi agar Bata Klik benar-benar ramah lingkungan. DLH juga terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun, termasuk sektor swasta, demi peningkatan kualitas lingkungan daerah,” tambahnya.

Nordin mengungkapkan, DLH berencana mengadopsi dan mengembangkan inovasi tersebut dalam program pengelolaan sampah daerah, dengan catatan seluruh proses produksinya memenuhi prinsip keberlanjutan.

Baca juga: Kotabaru makes WCD to raise waste management awareness

Ia berharap Bata Klik dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat lain dalam upaya mengatasi persoalan sampah plastik.

“Semoga inovasi ini bisa dikembangkan dengan baik dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mencari solusi terhadap masalah sampah,” ucap Nordin.

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025