Kepala Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan Alex Cosmas Pinem menyampaikan amanat Menteri Hukum RI terkait peringatan Hari Pengayoman ke-80 menjadi momentum refleksi untuk menghadirkan hukum yang berpihak kepada rakyat.
Berdasarkan keterangan tertulis di Banjarmasin, Sabtu, Alex menjadi inspektur upacara pada Hari Pengayoman 2025 yang bertajuk Menjaga Warisan Bangsa, Mewujudkan Reformasi Hukum untuk Menyongsong Masa Depan tersebut.
"Ini momentum untuk melanjutkan reformasi hukum, menegakkan hukum berlandaskan Pancasila, menghadirkan hukum yang humanis, adaptif, dan berpihak pada rakyat," kata Alex.
Upacara turut dihadiri, antara lain perwakilan Gubernur Kalimantan Selatan, Wakil Walikota Banjarmasin, Rektor UIN Antasari, perwakilan dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Balangan, dan Kotabaru, Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Kalsel, dan Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kalsel.
Kemudian, Kepala Kanwil Kementerian HAM Kalsel, perwakilan Kanwil Ditjenpas Kalsel, Ketua Pengwil INI Kalsel, Kepala Jasmani Militer Korem 101/Antasari, perwakilan RS Bhayangkara Tk. III Banjarmasin, serta pimpinan Cabang BRI Banjarmasin Samudra.
Jalannya upacara dipimpin Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) sebagai perwira upacara, sementara sejarah singkat Kementerian Hukum dibacakan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum.
Alex pun menyampaikan amanat Menkum RI mengenai pencapaian Kemenkumham, di antaranya pencapaian Indeks Reformasi Hukum 100, penguatan harmonisasi regulasi melalui JDIHN dan e-Harmonisasi, ribuan layanan bantuan hukum dan Posbakum Desa, peningkatan pendaftaran kekayaan intelektual, hingga peresmian Kampus Pengayoman Pancasila.
Namun, diakui masih ada sejumlah tantangan, seperti regulasi yang tumpang tindih, rendahnya literasi hukum, penegakan kekayaan intelektual yang belum maksimal, serta perlunya peningkatan kepercayaan publik.
Rangkaian upacara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada mitra kerja yang berkontribusi nyata bagi kemajuan layanan hukum di Kalsel, termasuk pemerintah daerah, akademisi, lembaga militer, kepolisian, hingga perbankan.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang 80 tahun Kementerian Hukum RI. Upacara berlangsung lancar dan penuh khidmat.