Universitas Lambung Mangkurat (ULM) membekali Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang mengikuti pendidikan di Rindam VI/Mulawarman dalam kemampuan pangan yang kuat sebagai bagian dari solusi terhadap tantangan ketahanan pangan ke depan.
"Ini bentuk nyata kontribusi ULM menyiapkan sumber daya manusia sektor pangan yang kuat dan berdaya saing, terutama di lingkungan pertahanan negara,” kata Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri di Banjarbaru, Kalsel, Kamis.
Kegiatan itu merupakan hasil dari kerja sama antara ULM dan Kemenhan yang secara khusus menyasar CPNS dari latar belakang perikanan, pertanian, dan peternakan.
Sebanyak 13 dosen dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dipimpin Dekan FPIK ULM Dr Untung Bijaksana tergabung dalam setiap batalyon pendidikan untuk memberikan materi teknis dan pendampingan lapangan kepada para peserta.
Para dosen ULM tidak hanya memberikan materi teknis terkait pertanian dan perikanan, tetapi juga mendorong pemahaman yang holistik tentang peran penting sektor pangan dalam menjaga stabilitas nasional.
Alim menyebut pendampingan itu bertujuan untuk membekali para CPNS dengan pengetahuan praktis dan strategis di bidang ketahanan pangan, yang nantinya mereka aplikasikan dalam tugas-tugas kedinasan termasuk pembinaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini sekaligus mencerminkan kepercayaan pemerintah pusat kepada ULM sebagai mitra strategis dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia sektor pertahanan.
"ULM menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi secara langsung di tengah masyarakat dan lembaga pemerintahan khususnya di Kalimantan Selatan," tegas rektor.
Dekan FPIK ULM Dr Untung Bijaksana (kemeja putih) bersama para dosen yang memberikan materi sektor pangan di Rindam VI/Mulawarman di Banjarbaru. (ANTARA/Firman)