Operator kapal pelayaran nasional PT Dharma Lautan Utama (DLU) telah mengangkut lebih kurang 10 ribu pemudik dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terhitung sejak awal puasa Ramadhan hingga hari ini.

"Peningkatan jumlah penumpang mulai terjadi pertengahan Ramadhan," kata Kepala Cabang PT DLU Banjarmasin Anton Wahyudi di Banjarmasin, Minggu.

Baca juga: ARUS MUDIK - Diskon tiket DLU urai penumpukan pemudik jelang lebaran

Diakui Anton, musim mudik kali ini cenderung landai ditandai semua trip yang tersedia tercukupi.

Untuk KM Dharma Rucitra I rata-rata mengangkut 900 penumpang dan KM Dharma Kartika II seribu penumpang dengan kendaraan terangkut sekitar 60 sampai 70 unit.
 
Para penumpang saat keberangkatan KM Dharma Kartika II di dermaga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. (ANTARA/Firman)


Penerapan sistem daring pada pemesanan tiket juga berhasil mengurai desakan atau antrian calon penumpang yang ingin mendapatkan tiket secara langsung di kantor DLU Cabang Banjarmasin di Jalan Yos Sudarso, Banjarmasin.

Baca juga: ARUS MUDIK - Tiga mesin check-in mandiri, efektif urai antrian pemudik di Pelabuhan Trisakti

Bahkan DLU membuka pemesanan tiket satu bulan lebih awal, sehingga calon penumpang sudah bisa reservasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

Adapun keberangkatan terakhir kapal DLU tujuan Surabaya sebelum libur Lebaran dijadwalkan pada Senin (8/4) yakni KM Dharma Rucitra I.
 
Petugas DLU mengecek gelang calon penumpang saat keberangkatan KM Dharma Kartika II guna memastikan memiliki tiket. (ANTARA/Firman)


Sementara Sumarno (47), salah satu penumpang KM Dharma Kartika II yang berangkat Minggu petang mengaku kapal DLU sudah menjadi andalannya setiap mudik Lebaran ke pulau Jawa.

"Alhamdulilah kapal DLU nyaman dengan fasilitas terbaik, pelayanan petugasnya juga ramah sejak di pelabuhan hingga selama perjalanan di atas kapal," ucap warga asal Kota Malang ini. 

Baca juga: ANTARA ambil bagian "Mudik Asik Bersama BUMN 2024"  

Pewarta: Firman

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2024