Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan berjanji untuk membangun kereta api yang menghubungkan Banjarmasin hingga Banjarbaru di daerah Kalimantan Selatan.

Anies mengatakan mobilitas masyarakat antar kedua kota itu cukup tinggi. Pembangunan tersebut kata dia, akan menjadi prioritas untuk di wilayah Kalimantan Selatan.

"Yang tidak kalah penting adalah memastikan pembangunan infrastruktur ke berbagai wilayah di Kalimantan Selatan terjalin dengan baik," kata Anies saat berdialog dengan masyarakat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa.

Selain itu, menurut dia setiap pembangunan di suatu wilayah, khususnya Kalimantan Selatan, wajib melibatkan masyarakat setempat. Karena itu dia menilai, jangan sampai pembangunan dilakukan di Banjarmasin tetapi orang-orang yang mengerjakannya berasal dari luar daerah.

"Karena kita tidak menginginkan hanya kota saja yang terbangun, tapi juga kawasan-kabupaten kabupaten ," katanya.

Selain terkait infrastruktur, dia mengatakan pembangunan manusia juga cukup penting. Karena dia menilai pembangunan manusia di Kalimantan tertinggal 10 tahun.

"Ini yang harus dikejar, karena pada akhirnya pembangunan bukan soal jalan, pembangunan tentang kualitas manusianya," katanya.

Adapun jarak antara wilayah Banjarmasin dan Banjabaru berkisar 35 kilometer. Kota Banjar Baru saat ini merupakan Ibu Kota Kalimantan Selatan menggantikan Kota Banjarmasin.

KPU RI pada Senin, (13/11), telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil Pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada Selasa, (14/11), pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Baca juga: Kapolda Kalsel jamin keamanan kampanye Anies di Banjarmasin
Baca juga: Anies janji sederhanakan tata kelola pupuk di Indonesia


Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Imam Budilaksono
 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023