Bisnis Itik Balagung di Desa Kayakah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan dinilai sangat menjanjikan oleh para peternak karena permintaan daging Itik Balagung sampai ke Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Salah seorang peternak Balagung, Ansar di Hulu Sungai Utara, Selasa, mengungkapkan bisnis Itik Balagung ini sangat menjanjikan karena permintaan pasar tidak hanya dari dalam Kalimantan Selatan juga dari luar provinsi.

“Permintaan pasar Itik Balagung ini tidak hanya dari dalam provinsi saja, juga dari Kaltim dan Kalteng makanya sangat menjanjikan sekali,” kata Ansar kepada awak media.

Ansar melanjutkan untuk peminatnya sangat banyak sekali, tetapi belum diiringi dengan jumlah ternaknya dan harga Itik Balagung memang lebih mahal dari itik biasanya.

Ansar menyebutkan untuk anakan Itik Balagung saja usia sepuluh hari dijual dengan harga berkisar Rp14-15 ribu per ekornya, dan usia 12 pekan atau tiga bulan dihargai antara Rp65 ribu hingga Rp70 ribu per ekor.

Menurut Ansar permintaan pasar akan naik drastis saat menjelang hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri dan Idul Adha pada saat itu harganya akan semakin mahal.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian HSU Masrai melalui Sekretaris Rijani menuturkan Itik Balagung saat ini sudah mulai diternakkan disejumlah lain di HSU tidak hanya di Desa Kayakah saja.

Rijani mengatakan selain dagingnya yang enak Itik Balagung juga lebih tahan terhadap serangan penyakit unggas, itulah yang membuat banyak peternak unggas meminati beternak Itik Balagung ini.

“Balagung ini lebih tahan penyakit dan cepat besar sehingga dapat menghasilkan uang lebih banyak bagi para peternak,” tuturnya. 

Sementara itu Kepala Desa Kayakah Mursidi menceritakan itik pedaging ini pertama kali diternakkan oleh ibunya, Kamsiyah sekitar tahun 2006 atau 2007 ibunya melihat Itik Alabio dan entok peliharaannya kawin dan bertelur, dan ibunya menyadari anak dari itik itu tumbuh besar lebih cepat.

Mursidi menyebutkan sejak saat itu Itik Balagung mulai diternakkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam daging itik.

“Usia panen itik ini cukup 2,5 bulan saja atau 75 hari, sangat cepat sekali masa pertumbuhannya,” sebutnya.

Terakhir Mursidi menambahkan perbedaan Itik Balagung dengan itik biasanya yaitu Itik Alabio adalah bagian paru Itik Balagung lebih gelap, lehernya kehitaman dan sedangkan Itik Alabio lebih kuning mendekati oranye.

Pewarta: Ragil Darmawan

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023