Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Supian HK berpendapat, pers di provinsinya cukup profesional dan proporsional.

Pendapat itu menjawab Antara Kalsel melalui telepon seluler, Rabu sehubungan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2023 yaitu 9 Februari.

Menurut anggota DPRD Kalsel dua periode itu, sikap profesionalis pers di provinsinya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota terlihat dari karya tulis atau karya jurnalistik mereka.

Sebagai contoh bagi para yang memang profesional menjunjung tinggi Kode Etik atau tidak membuat berita "hoax" (bohong) , provokasi atau adu domba, tetapi bersifat pencernaan, inovatif dan edukatif.

Begitu pula sikap proporsional terlihat dari kemampuan menempatkan sesuatu pada tempat yang sebenarnya atau semestinya, lanjut wakil rakyat yang selalu dekat dengan insan pers tersebut.

Namun wakil rakyat yang sudah berusia lebih 65 tahun tersebut tidak memungkiri belakangan ini banyak media sosial (medsos) yang membuat berita hoax dan bersifat provokasi.

Menurut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu, berita-berita hoax seperti tersebar di medsos ulah dari mereka yang tidak profesional.

"Okeh sebab itu, dengan momentum HPN 2023 bagaimana cara pers yang profesional memerangi mereka yang mencemarkan dunia pers," ujar laki-laki kelahiran Rantau Bujur HSU Tahun 1957 tersebut sembari menghaturkan Dirgahayu Pers Nasional dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Begitu pula pihak instansi terkait atau pemerintah harus lebih intens menangkal berita hoax yang bisa berdampak buruk terhadap pemerintahan dan pembangunan, demikian Supian HK sebelum bertolak melakukan ibadah umrah..

HPN 2023 yang puncak peringatannya di Medan Sumatera Utara pada 9 Februari bertepatan Hari Ulang Tahun ke-77 PWI  - organisasi kewartawanan tertua dan terbesar di Indonesia.
 

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023