Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menelusuri dugaan sejumlah siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) terpapar COVID-19.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Nuryadi, di Banjarmasin, Kamis, ada laporan beberapa siswa disalah satu SD di daerahnya mengalami sakit demam secara bersama.

"Kabar ini jadi cukup heboh, banyak yang menduga mereka terpapar COVID-19," ujar Nuryadi.

Meskipun dugaan itu kecil kebenarannya, kata dia, karena kabarnya para siswa sakit sebelumnya bermain disaat hujan, tetap kewaspadaan pihaknya lakukan.

"Jadi mau kita tes PCR para siswa yang sakit itu, hari ini," ujar Nuryadi.

Pihaknya bekerjasama dengan dinas kesehatan setempat akan mendatangi para siswa yang diduga terpapar COVID-19 tersebut.

"Moga saja dugaan itu tidak benar, hingga proses belajar dan mengajar tetap jalan sebagaimana biasa, tatap muka," ucapnya.

Nuryadi memastikan belum ada sekolah di daerahnya yang harus diliburkan karena COVID-19 ataupun menggelar pembelajaran jarak jauh.

Sebab, kata dia, Kota Banjarmasin masih status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

Kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin menurut data Satgas Penanganan COVID-19 Kalsel hingga Rabu (17/8/2022) bertambah sebanyak 16 kasus.

Dengan demikian, pasien COVID-19 di Kota Banjarmasin sebanyak 477 orang atau total penularan COVID-19 selama pandemi menjadi sebanyak 22.652 kasus.

Sementara itu, kesembuhan totalnya sebanyak 21.562 orang dan meninggal dunia sebanyak 613 orang.

 

Pewarta: Sukarli

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022