Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin Kalimantan Selatan mulai menelisik  terhadap tewasnya seorang buruh bernama Ismail (30) warga jalan Bati-Bati desa Kait-Kait Kebupaten Tanah Laut dari salah satu lantai hotel yang diduga sengaja ditutup-tutupi oleh pihak tertentu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, AKP Andi Adnan di Banjarmasin, Jumat (15/7) mengatakan,  pihaknya menemukan beberapa kejanggalan terhadap tewasnya Ismail yang diduga jatuh dari bangunan hotel sehingga harus peristiwanya terkesan ditutup-tutupi.

"Pada saat polisi sampai ke tempat kejadian perkara, lokasi jatuhnya Ismail tersebut telah bersih, darah sudah ditutupi dengan pasir dan para buruh juga tidak terlihat lagi ditempat kejadian," katanya.

Memastikan hal tersebut, tambah dia, pihaknya akan memanggil beberapa saksi terkait tewasnya buruh bangunan hotel tersebut.

"Kita akan meminta keterangan kepada i teman-teman korban juga  mandor dan pihak-pihak lainnya," katanya.

Sebelumnya, pada Kamis (14/7) sekitar pukul 11.00 wita diberitakan seorang buruh bangunan tewas akibat terjatuh dari salah satu lantai hotel yang kini sedang dalam pembangunan.

Beberapa rekan korban langsung melarikan Ismail ke Rumah Sakit Suaka Insan, namun sayang nyawa warga Bati-bati tersebut tidak tertolong.

Selanjutnya, jenazah Ismail  oleh pihak rumah sakit langsung dibawa ke rumah duka di Bati-Bati dsehingga polisi tidak sempat untuk melihat apalagi melakukan visum terhadap jenazah Ismail.

Diduga kejadian ini terkesan ditutup-tutupi oleh pihak tertentu, namun  kita akan tetap melakukan penilisikan terhadap kasus tersebut untuk membuktikan apakah jatuhnya Ismail itu karena kecelakaan kerja atau ada unsur tindak pidana, semua akan jelas setelah polisi melakukan penyelidikan, demikian Andi. (gun/B)

Pewarta:

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011