Bupati Kabupaten Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS memberi bantuan bagi sembilan madrasah dan langgar di Kecamatan Tabunganen, Kamis (20/1). 

Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di sela haul ke-20 ibunda bupati, almarhumah Hj Norma, di Pondok Pesantren (Ponpes) Ahsanul Ilmi, Tabunganen. 

Langgar dan madrasah yang mendapat bantuan diantaranya,  Langgar Darul Aman yang Desa Karya Baru sebesar Rp10 juta, Madrasah Diniyah Raudatul Jannah, Desa Sungai Teras Luar Rp15 juta, Madrasah Tsanawiyah Nurul Islam Desa Tabunganen Tengah Rp12 juta, Langgar Nurul Ikhlas Desa Sungai Telan Besar Rp15 juta.

Selanjutnya, Langgar Sulamuttawabbin Desa Pemurus Rp10 juta, Madrasah Ibtidayah Al Huda Desa Pemurus Rp30 juta, Madrasah Ibtidaiyah Subulus Salam Desa Sei Telan Kecil Rp18 juta, Mesjid Sabilal Musta'in Desa Tanggul Rejo Rp20 juta, dan tali asih Pesantraen Ahsanul Ilmi untuk 10 anak tahun 2022 Rp40 juta.

Acara haulan ibunda Bupati Noormiliyani menghadirkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan guru-guru agama.

Diawali ceramah agama, acara yang dihadiri Kabag Kesra M Husaini, Camat Tabunganen Said Muhammad beserta Forkopincam dan para kades ini juga berisi tahlilan. 

Noormiliyani menyampaikan, pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk janjinya kepada orangtuanya, khususnya sang ayah almarhum Aberani Sulaiman. 

"Biasanya saya tiap Jum'at menyumbang melalui pengurus mesjid. Nanti akan saya jadwalkan saya berkeliling langsung memberikan bantuan sekaligus berpamitan mengingat November nanti menjadi akhir masa jabatan kami," ungkap bupati pertama di Kalsel ini. 

Noormiliyani juga menyampaikan pentingnya menjaga hati orangtua dan bagi yang orangtuanya telah tiada untuk tidak lupa bersedekah atas nama orangtua. 

"Itu sudah saya rasakan, keberhasilan kita di dunia tidak lepas dari doa dan ridho orangtua," ucap wanita yang pernah menjabat Ketua DPRD Kalsel ini.

Isteri anggota DPRD Kalsel H Hasanuddin Murad jua minta maaf jika selama menjabat bersama Wakil Bupati H Rahmadian Noor terdapat kesalahan dan kekurangan. 

"Kami manusia biasa tentunya memiliki keterbatasan. Untuk itu dalam kesempatan berharga ini saya menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kesalahan dan kejurangan selama memimpin," tuturnya.

Pewarta: Arianto

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2022