Warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang terdampak penerapan PPKM menyatakan sangat terbantu dengan pembagian beras pemerintah yang disalurkan melalui Bulog Cabang Barabai.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Desa Mandingin Kecamatan Barabai, Aidah (53) yang sehari-hari hanya menjadi ibu rumah tangga, Rabu (21/7) saat pembagian beras Bulog sebesar 10 kilogram di kantor desa setempat.

Sejak satu setengah tahun yang lalu, Ia bersama suami telah tidak lagi bekerja berjualan di warung makan minum depan rumahnya, karena sepi pembeli dan salah satunya juga karena pandemi COVID-19.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah melalui Bulog Barabai yang telah membantu kami untuk pemenuhan kebutuhan beras sehari-hari," kata Aidah.

Kepala Bulog Cabang Barabai, Budiawan menyampaikan, pembagian beras ini merupakan program nasional pemerintah kepada warga yang terdampak di masa PPKM.

"Bulog Cabang Barabai menyalurkan beras PPKM ke enam Kabupaten di Kalsel, yaitu sebanyak 773 Ton kepada warga yang terdata dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program PKH dari Kemensos," katanya.

Sedangkan khusus Kabupaten HST, Ia menyebutkan ada sebanyak 175 Ton beras yang dibagikan kepada 17.500 KPM, per KPM mendapatkan 10 kilogram beras jenis medium terbaik. "Hari ini kami membagikan beras untuk KPM di Kecamatan Barabai sekitar 23 ton," kata Budiawan.

Menurutnya, bantuan beras akan terus diberikan kepada masyarakat selama Pemerintah memberlakukan PPKM dan hal itu merupakan upaya memastikan ketersediaan bahan pokok utama yaitu beras bagi masyarakat yang terdampak. "Kami juga menjamin stok sembako sampai akhir tahun aman," tuntasnya.

Baca juga: Satgas COVID-19 HST monitoring kesiapan Posko PPKM Mikro tingkat desa
Baca juga: Muhammadiyah HST berkurban 33 ekor sapi
Baca juga: NU CARE - LAZISNU serahkan sebanyak 8 ekor sapi kurban untuk warga Kabupaten HST

Pewarta: M. Taupik Rahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021