Saham-saham Inggris kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (6/1/2021), memperpanjang keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London melejit 3,47 persen atau 229,61 poin, menjadi menetap di 6.841,86 poin.

Indeks FTSE 100 bertambah 0,61 persen atau 40,37 poin menjadi 6.612,25 poin pada Selasa (5/1/2021), setelah melonjak 1,72 persen atau 111,36 poin menjadi 6.571,88 poin pada Senin (4/1/2021), dan anjlok 1,45 persen atau 95,30 poin menjadi 6.460,52 poin pada Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Saham Inggris menguat, indeks FTSE 100 bertambah 0,61 persen

HSBC Holdings, perusahaan induk jasa keuangan dan bank investasi multinasional Inggris, melesat 9,92 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan internasional Standard Chartered yang melambung 9,38 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan bank investasi multinasional Inggris Barclays melonjak 8,27 persen.

Baca juga: Saham Inggris melemah, indeks FTSE 100 terpangkas 1,73 persen

Sementara itu Aveva Group, sebuah kelompok perusahaan teknologi informasi multinasional Inggris, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 3,68 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pemesanan dan pengiriman makanan daring Just Eat Takeaway yang merosot 1,76 persen, serta perusahaan distribusi dan alih daya (outsourcing) multinasional Inggris Bunzl melemah 0,83 persen.
 

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021