Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor atau yang akrab dengan sapaan Paman Birin mengharapkan, dengan penetapan penambahan penyertaan modal kepada PT Penjaminan Kredit Daerah atau Jamkrida dapat menjadi sarana meningkatkan perekonomian daerah.

Selain itu, dapat meningkatkan pengembangan investasi daerah, serta mendorong pemberdayaan koperasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui lembaga penjaminan kredit, lanjutnya pada rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketuanya Dr (HC) H Supian HK SH MH di Banjarmasin, Rabu.

Harapan orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut sehubungan Keputusan persetujuan anggota DPRD Kalsel terhadap Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal kepada PT Jamkrida setempat untuk menjadi peraturan daerah (Perda) pada rapat paripurna lembaga legislatif itu.
Wakil Ketua Pansus Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemprov kepada PT Jamkrida Kalsel, Gina Mariani sedang membacakan hasil pembahasan Pansusnya rapat paripurna DPRD provinsi setempat yang dipimpin Ketuanya H Supian HK di Banjarmasin, Rabu, 23 Desember 2020. (Syamsuddin Hasan)

Sebelumnya Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemprov setempat kepada PT Jamkrida Kalsel menerangkan, tambahan modal buat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu Rp32 miliar yang realisasinya tiga tahun anggaran mulai 2021.

Dalam hasil rapat Pansus Raperda tersebut yang dibacakan Wakil Ketuanya Gina Mariani S.Sos MIP yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem itu disebutkan, bahwa Jamkrida boleh menjamin kalau yang bersifat produktif sebanyak 20 kali.

Tetapi kalau bukan produktif atau bersifat konsumtif boleh menjamin 40 kali. Sebagaimana Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), bahwa Jamkrida harus menjamin kredit produktif 25 persen.

Pada kesempatan itu pula, Pansus tersebut mengharapkan, Jamkrida Kalsel harus berperan aktif mengambil peluang-peluang, karena sangat potensial sebagai sumber pendapatan daerah.


 

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020