Calon Bupati (Cabup) Hulu Sungai Tengah (HST) dari Pasangan Calon (Paslon) nomor urut dua, H Akhmad Tamzil menyampaikan ingin mengembangkan pertanian di daerah, dengan salah satunya meningkatkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar bisa optimal dalam pendampingan petani.

Ia mengatakan, ini kondisi objektif karena belum optimalnya sektor pertanian, disebabkan karena memang belum optimalnya potensi potensi wilayah yang ada, oleh karenanya sektor pertanian dan di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) harus dikuatkan lagi.

"Dan jangan lupa potensi yang ada dan sudah mulai kita lihat berkembang adalah BUMDes untuk menjadi sarana pembelajaran, sarana memasarkan, sarana fasilitasi modal, bagi para petani yang relatif objektifnya rata-rata belum sejahtera," katanya, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Paslon Tamzil-Ilham tuntaskan pengukuhan koordinator relawan pemenangan

Dijelaskan dia, kondisi para petani ini harus dibantu dengan diberi asistensi atau pendampingan, baik asistensi permodalan, keterampilan, marketingnya maupun asistensi lainnya yang diperlukan.

Untuk memberikan solusi bagi para petani, pihaknya akan melakukan penggarapan secara tekun dan cermat atau elaborasi, dengan mengkaji persoalan-persoalan petani di daerah, salah satunya dengan peningkatan peran BUMDes dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bidang pertanian.

BUMDes ditunjang dengan adanya BUMD milik pemerintah daerah tentunya akan saling bersinergi untuk memperkuat, pelaksanaannya tentunya nanti tinggal ditetapkan payung hukumnya dengan Peraturan Bupati (Perbup).

Baca juga: Usung slogan Berseri, Paslon Tamzil Ilham tampil bersemangat dalam debat

"BUMD ini menjadi media kita untuk juga melakukan asistensi, termasuk untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), selanjutnya menangani masih adanya para petani para pedagang yang mendapatkan pinjaman dengan bunga relatif tinggi," katanya, yang berpasangan dengan H Mohamad Ilham Effendy. 

Menurut dia, banyak petani dan para pedagang kecil di Kabupaten HST yang terjebak dengan pinjaman tersebut, dan menjadi tugas bersama untuk menuntaskannya, agar jangan sampai terjerat dengan pinjaman modal yang sangat merugikan, baik bagi para petani atau pun para pedagang kecil.

Dan agar para petani serta pengusaha kecil di daerah bisa merasakan nilai tambah dari pinjaman modal dengan mendapatkan kemanfaatan untuk usahanya dan berdampak positif untuk kesejahteraan para petani dan para pedagang kecil di daerah.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020