Saham-saham Spanyol kembali jatuh pada akhir perdagangan Jumat (31/7/2020), memperpanjang kerugian setelah sehari sebelumnya turun tajam dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid tergelincir 1,70 persen atau 119,20 poin, menjadi 6.877,40 poin.

Indeks IBEX 35 terpuruk 2,91 persen atau 209,60 poin menjadi 6.996,60 poin pada perdagangan Kamis (30/7/2020), terseret oleh kejatuhan sektor perbankan setelah bank-bank besar melaporkan penurunan tajam dalam perolehan laba mereka.

Sebanyak 25 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35 mengalami kerugian, sementara 10 saham lainnya berhasil membukukan keuntungan.

Kelompok perusahaan jaringan hotel multinasional Spanyol, Melia Hotels International, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya menukik 10 persen.

Disusul oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol International Airlines Group (IAG) yang jatuh 8,07 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan CaixaBank jatuh 5,21 persen.

Di sisi lain, Viscofan, kelompok perusahaan produsen selubung untuk produk daging, berkinerja terbaik (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 7,24 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan manufaktur baja multinasional ArcelorMittal yang terangkat 1,82 persen dan perusahaan real estat serta investasi Spanyol Merlin Properties menguat 1,45 persen.

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020