Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H Achmad Fikry, menyampaikan kata kunci untuk "New Normal" kembali kepada ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ia mengatakan, new normal merupakan kebijakan pusat, dan suatu saat Kabupaten HSS akan menerapkannya tentu dipersiapan mulai sekarang, dan pihaknya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan Pemkab HSS sudah memberikan instruksi, termasuk persiapan regulasi untuk ditindak lanjuti.

"Walaupun belum menerapkan new normal, karena saat ini kita masih fokus terhadap upaya pencegahan dan percepatan penanganan COVID-19, maka untuk ke situasi baru tersebut juga kita persiapkan," katanya, dalam keterangan, Rabu (10/6) lalu.
 


Baca juga: Bupati HSS : Ada 130 hasil test swab masih diuji, potensi penambahan mungkin terjadi

Dijelaskan dia, menuju ke new normal maka perlu petunjuk pelaksanaanya, baik untuk pendidikan di sekolah hingga sektor pariwisata, new normal tentu berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memang HSS tidak menerapkan PSBB sebelumnya.

Kebiasaan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, harus dibudayakan dalam menghadapi new normal, walau diakui memakai masker memang tidak nyaman namun perlu dibiasakan dalam upaya pencegahan penyebaran virus.

Pihaknya juga akan terus menggalakkan sosialisasi pencegahan, salah satunya melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang COVID-19, komunikasi dan edukasi ini bukan hanya karena lonjakan 12 kasus yang terakhir dilaporkan, namun untuk memberikan informasi dan edukasi pencegahan.

Baca juga: Rasyidah : Beberapa nakes terpapar COVID-19, IGD RSUD Kandangan ditutup sementara

"Kebiasaan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan sekali lagi menjadi kata kunci new normal, dan memang butuh waktu dan bila memang diperkenankan melaksanakan new normal nantinya kita sudah siap," katanya.

Ditambahkan dia, kesiapan ini menyangkut segi kebiasaan dan kesehatan masyarakat dan kesiapan regulasi yang akan diterapkan, dan ketika HSS disebut masuk zona kuning dan lainnya, maka akan terus mengikuti perkembangan dan setelah adanya 12 kasus baru tersebut maka terus dievaluasi kondisinya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020