Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Subagyo, menyampaikan sudah ada beberapa desa yang telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) mulai Kamis (30/5) kemarin.

Ia mengatakan, empat  desa di Kecamatan Kalumpang dan dua desa di kecamatan Loksado, yang lebih dulu menyalurkan BLT dari sumber dana desa, sedangkan minggu depan akan disusul desa-desa lainya di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten HSS.

Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 HSS: Masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial

"Tahap pertama penerima BLT Dana Desa sebanyak 15.‎057‎ Kepala Keluarga (KK), dan tahap kedua bisa berubah untuk juga menyentuh warga yang terdampak dan ketinggalan waktu pendataan," katanya, dalam konferensi pers Pemerintah Kabupaten (Pemkab), tentang penyaluran BLT kemarin.

Bupati HSS H Achmad Fikry, mengatakan konferensi pers ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana prosedur penyaluran Program BLT dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Dana Desa dan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Diharapkan dia, melalui press conference ini dan melalui media pers dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat HSS, tentang bagaimana mekanisme penyaluran BLT ke masyarakat.

Baca juga: BLT dampak COVID-19 dari dana Desa dan Kemensos RI mulai disalurkan di HSS

Hal ini karena sebagian masyarakat masih belum mengerti dua program pemerintah pusat, yakni pertama, BLT Kemendes PDTT  dan kedua, Kemensos bagi warga terdampak COVID-19 yang diberikan sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan.

‎"Dua program BLT bagi terdampak Covid-19 masing-masing memberikan bantuan Rp600 ribu per KK, dengan syarat dan ketentuan, belum mendapatkan bantuan rutin, baik dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah, seperti program PKH, BPNT, Pra Kerja, dan bantuan lainnya," katanya.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020