PT Timah Tbk melibatkan usaha mikro kecil menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memproduksi 300 unit instalasi pencucian tangan, guna menggerakan perekonomian pelaku UMKM di tegah pendemi wabah COVID-19 di negeri penghasil timah itu.

"Kita bersama UMKM akan membuat 300 unit instalasi pencucian tangan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Corona," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan, Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan bantuan instalasi pencucian tangan ini merupakan program CSR PT Timah Tbk yang akan ditempatkan di seluruh wilayah operasional perusahaan Pulau Bangka dan Belitung, sehingga masyarakat di kawasan publik mudah mendapatkan fasilitas cuci tangan untuk mencegah penularan virus Corona ini.

"Pembuatan 300 unit instalasi pencucian tangan ini melibatkan beberapa UMKM, agar ekonomi usaha kecil lokal tetap bergerak di tengah melesunya ekonomi masyarakat daerah ini," ujarnya.

Baca juga: Penambang timah rusak 200 ribu hektare hutan di Bangka Belitung

Selain itu, PT Timah juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada UMKM mitra binaan agar mereka tetap meningkatkan usahanya di tengah wabah COVID-19 ini.

"Program mitra binaan ke UMKM tetap berjalan untuk membantu pelaku usaha kecil mempertahankan usahanya di tegah perekonomian global melemah akibat dampak COVID-19," katanya.

Ia menambahkan pada tahun ini, PT Timah Tbk telah menyiapkan dana bantuan bergulir sebesar Rp21,5 miliar, guna membantu modal usaha mikro kecil menengah dan koperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta UMKM di lingkungan operasional perusahaan BUMN itu.

"Kita tidak hanya memberikan bantuan dana bergulir tetapi juga melakukan pembinaan misalnya mengajak pelaku UMKM untuk study banding, pelatihan pemasaran berbasis teknologi informasi dan pengemasan produk dan lainnya dalam meningkatkan mutu produksi produk khas daerah ini," katanya. 

Baca juga: KPK membidik 44 perusahaan tambang timah langgar aturan

Pewarta: Aprionis

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020