Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Unit Patroli Kota Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin mengamankan enam pria yang diduga sebagai preman di kawasan Jalan PHM Noor Banjarmasin.

Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Jumat, mengatakan keenam pria tersebut diamankan pada Jumat, sekitar pukul 11.30 wita.

Dikatakannya, enam pria yang diduga sebagai preman itu diamankan di Jalan PHM Noor tepatnya di depan gudang semen gresik Kecamatan Banjarmasin Barat.

Keenam pria tersebut saat diamankan sedang kumpul-kumpul tanpa tujuan yang jelas, saat anggota Unit Patroli Kota melintas langsung melakukan pemeriksaan.

Saat dilakukan pemeriksaan, mereka tidak dapat menunjukkan kartu identitas diri dalam hal ini KTP sehingga keenam pria tersebut langsung dibawa menggunakan mobil patroli.

Sesampainya di kantor Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, keenam pria tersebut yang diduga preman itu langsung didata.

Usai dilakukan pendataan, mereka langsung diberikan pembinaan dan disuruh menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan itu lagi.

"Kami lakukan proses hukum berupa tindak pidana ringan dan mereka akan kami kirim ke Pengadilan Negeri Banjarmasin guna menjalani sidang tindak pidana ringan karena tidak memiliki KTP," tuturnya kepada Antara.

Haryono terus mengatakan, enam pria yang diamankan karena diduga sebagai preman itu ditangkap dalam rangka Operasi Mandiri Kewilayahan dengan sandi Sikat Intan 2013.

Dengan operasi tersebut setiap anggota Unit Patroli Kota harus terus melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di wilayah Kota Banjarmasin.

"Operasi ini kami lakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru agar kondisi kota seribu sungai ini tetap kondusif," katanya.

Pewarta:

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013