Empat minibus baru kini telah terparkir di halaman samping gedung DPRD Kota Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat, jenis Toyota Hiace, di mana masing-masing mobil bertuliskan nama per komisi.

Mobil ini tentunya akan menjadi tunggangan para anggota DPRD Kota Banjarmasin yang baru atau para anggota legislatif periode 2019-2024, karena mereka akan dilantik secara resmi pada 8 September 2019.

Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Esya Zain di gedung dewan kota, Rabu, membenarkan adanya pengadaan mobil dinas baru jenis minibus untuk DPRD Kota Banjarmasin sebanyak empat unit.

Baca juga: DPRD minta pemerintah tekan harga pakan ternak

Menurut dia, pengadaan mobil minibus ini bukan dari sekretariat DPRD Kota Banjarmasin, melainkan dari pemerintah kota melalui bagian Umum.

"Jadi sekretariat DPRD sebagai penerima aset saja, tentunya dikelola dengan baik," ujarnya.

Esya mengungkapkan, pengadaan minibus untuk DPRD Kota Banjarmasin ini sebenarnya sudah diusulkan pada 2018, namun baru terealisasi pada 2019.

"Jadi yang akan maksimal memakai ini tentunya para anggota DPRD yang baru nanti atau periode 2019-2024, karena sebentar lagi dilantik, yakni, rencananya pada 8 September 2019," paparnya.

Baca juga: DPRD akan cek persediaan dan penyaluran BBM

Dia menyampaikan, bahwa pengadaan minibus setiap komisi ini untuk melancarkan tugas anggota dewan ke lapangan.

"Biasanya kan anggota dewan di komisi itu kunjungan ke masyarakat, baik ke kecamatan, kelurahan, ke sekolah ke instansi Pemkot lainnya untuk pengawasan sebagaimana fungsi mereka," tutur Esya.

Selama ini, kata dia, sekretariat dewan tidak memiliki minibus yang mencukupi untuk empat komisi itu jika berbarengan kunjungan lapangan, hingga diadakan mobdin tersebut.

Baca juga: PMII gelar demo saat pelantikan DPRD Tanah Laut

"Tentunya kita harapkan kinerja mereka akan lebih maksimal sebagai wakil rakyat dengan fasilitas ini," ucap Esya.

Minibus ini, kata dia, bisa mengangkut sekitar 11--12 orang, dihitung mencukupi anggota di setiap komisi, karena anggota DPRD Kota Banjarmasin jumlahnya sebanyak 45 orang yang dibagi di empat komisi.

"Kita tidak tahu pasnya berapa harga minibus itu per unitnya, mungkin sekitar Rp600 juta, tapi yang jelas bisa ditanyakan ke bagian umum Pemkot sebagai instansi pengadaan aset," pungkasnya.

Pewarta: Sukarli

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019