Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan respon cepat banjir di antaranya di wilayah Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara.
"Di sini ada sebanyak 160 kepala keluarga yang terdampak banjir," ujar Wali Kota H Muhammad Yamin didampingi Ketua DPRD Rikval Fahruri di Banjarmasin, Sabtu.
Menurut dia, bantuan respon cepat banjir dari Pemkot ini untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi korban terdampak banjir, karena air pasang tinggi dan air kiriman dari hulu sungai akibat intensitas hujan tinggi sejak awal tahun.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin antar bantuan sembako ke warga terdampak banjir
Baca juga: Banjarmasin perluas kawasan resapan air untuk pengendali banjir
"Bantuan ini memang tidak seberapa, namun ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Bantuan ini juga dari Bank Kalsel, semoga bisa memberi manfaat bagi warga," ujarnya.
Yamin menyampaikan juga, Pemkot melalui Dinas Sosial telah membangun dapur umum untuk membantu konsumsi sehari-hari korban banjir.
"Khususnya yang berada di tempat pengungsian, karena ada beberapa wilayah masih banjir dalam," paparnya.
Seperti di wilayah Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, masih ada kondisi banjir cukup tinggi.
Wali Kota juga memantau kondisi banjir di Kampung Sasirangan RT 17, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin Utara.
Baca juga: Wali Kota Banjarmasin tinjau titik banjir yang belum surut
Ia menyebutkan banjir tercatat berdampak pada sekitar 150 kepala keluarga, dengan kondisi genangan yang masih mengganggu aktivitas warga.
Pemerintah Kota memastikan pemantauan terus dilakukan serta penanganan darurat dan lanjutan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Sejauh ini, kondisi sebagian daerah Kota Banjarmasin terdampak banjir rob sejak 1 Januari 2026, karena air pasang laut melebihi ambang batas, yakni sekitar 3,1 di atas permukaan laut/mdpl.
Pemerintah kota mengeluarkan waspada air pasang rob dan air kiriman dari hulu akibat intensitas hujan tinggi hingga 10 Januari 2026, yakni perkiraan air pasang mulai turun.
