Perbaikan Jalan Pramuka atau jalan tembus terminal Kilometer Enam Kalimantan Selatan yang rusak berat setelah menjadi jalan alternatif pembangunan jalan layang diupayakan dimasukkan dalam program pembangunan "fly over".
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Martinus di Banjarmasin, Selasa mengatakan, pada dasarnya tanggung jawab pemeliharaan jalan Pramuka adalah Pemerintah Kota Banjarmasin.
"Namun demikian kita akan upayakan perbaikannya masuk dalam program pembangunan jalan layang pada 2013 ini, begitu juga dengan beberapa ruas jalan lainnya," katanya.
Selanjutnya, tambah dia, program tersebut akan diusulkan ke pemerintah pusat, dengan harapan segera bisa mendapatkan persetujuan sehingga perbaikannya bisa segera direalisasikan.
Selain itu, kata dia, mengantisipasi kerusakan jalan dan kemacetan di ruas jalan lainnya, akibat pembangunan jalan layang tersebut, akan segera dilakukan pelebaran jalan di bawah jembatan layang.
"Minggu ini kita harapkan rencana pelebaran jalan tersebut bisa kita lakukan," katanya.
Warga Jalan Pramuka, Wiji Purwono mengatakan, kondisi jalan Pramuka kini rusak berat, hampir sepanjang jalan tembus terminal kilometer enam banyak berlubang.
Kondisi tersebut, bukan hanya mengganggu lalu lintas warga, tetapi juga membahayakan bagi pengendara, tidak sedikit warga yang terjatuh atau nyaris tabrakan saat melintas di jalan tersebut.
"Lubang jalan di Jalan Pramuka lebarnya seperti kubangan kerbau, dan ini sangat mengganggu," katanya.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, minimal dengan menutup lubang tersebut, sehingga bisa mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi di daerah tersebut.
 Apalagi saat ini adanya pengalihan arus ke Jalan Pramuka akibat pembangunan fly over, seharusnya pemerintah juga memperhatikan dengan kondisi Jalan Pramuka./D.
(T.U004/B/N005/N005) 05-02-2013 14:40:40
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.