Banjarmasin (ANTARA) - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Wakil Wali Kota Hermansyah membuka atraksi budaya yang merupakan kalender event ke enam tahun 2019, yakni Pasar wadai Ramadhan (Ramadhan Cake Fair).

Menurut Ibnu Sina di hadapan para undangan dan ribuan pengunjung atraksi budaya tahunan tersebut menyebutkan, Ramadhan Cake Fair (RCF) sudah dibudayakan lama dan terbukti menjadi magnet kunjungan ke kota yang berjuluk wilayah seribu sungai tersebut.

Dengan atraksi budaya tersebut diharapkan menggerakkan ekonomi masyarakat karena, ratusan usaha kecil menengah yang terlibat dalam transaksi di arena pelestarian budaya tersebut.

"Kita di Banjarmasin dikenal ada kue 41 macam, dari sekian kue tersebut tak sedikit kue tradisional yang mulai langka, makanya berkunjung ke RCF sama dengan bernostalgia,"kata Ibnu Sina.

Ia juga menyebutkan dalam upaya memancing wisatawan ke Banjarmasin pada tahun 2019 ini ada 41 event yang direncanakan digelar dan sebagian besar berada dengan keberadaan sungai, karena Banjarmasin dikenal sebagai kota sungai dan ingin menjadi kota dengan sungai terindah di tanah air.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata setempat, Ikhsan Alhaq mengakui tahun ini beda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya RCF ini karena berada di lapangan Kamboja, sebelumnya selalu berada di depan Pemkot Banjarmasin.

Dengan berada di Kamboja maka keberadaan RCF lebih indah dan lebih mudah dikunjungi lantaran memiliki lahan luas, parkor tersedia, serta berada di dekat atraksi air mancur menari.

Jika air mancur menari hanya malam minggu bermain maka selama Ramadhan akan dimainkan tiap malam untuk memberikan hiburan kepada pengunjung pasar wadai tersebut.

Pada tahun ini ada 100 stand kue dan makanan tradisional dan 150 stand lagi untuk berbagai produk industri, dan UMKM yang kesemuanya menarik untuk dikunjungi.

Kegiatan ini memperoleh dukungan dari Kementerian Pariwisata dengan mendatangkan artis ibukota untuk menghibur arena tahunan tersebut. 

Pewarta: Hasan Zainuddin
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026