Pertumbuhan aset bank syariah terus mengalami kenaikan signifikan mencapai Rp2,72 triliun atau meningkat dari 26,91 persen pada Oktober 2011 menjadi 38,01 persen pada Oktober 2012.

Direktur/Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Maurids H. Damanik di Banjarmasin, Kamis mengatakan, dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga perbankan syariah juga mencatatkan kenaikan yang cukup tinggi.

Kenaikan tersebut sebesar 32,64 persen atau mencapai Rp1,9 triliun dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada jenis giro sebesar 37,12 persen. Sedangkan jenis tabungan dan deposito, tumbuh masing-masing pada kisaran 31,75 persen dan 33,05 persen.

Selanjtunya, tambah Maurids, kinerja penyaluran kredit hingga akhir Oktober 2012 tumbuh 31,25 persen atau tercatat sebesar Rp1,89 triliun, yang didorong terutama oleh pembiayaan modal kerja yang mencapai Rp591 miliar.

Khusus pembiayaan investasi dan konsumsi tercatat masing-masing sebesar Rp729 miliar dan Rp577 miliar.

"Hingga Oktober 2012 kinerja bank syariah tumbuh cukup tinggi, dan ini akan menjadi harapan yang cukup bagus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalsel," katanya.

Mendorong tumbuh dan kembangnya sektor ini, kata Maurids, bersama dengan perbankan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memperkenalkan berbagai program bank syariah.

Upaya yang dilakukan antara lain khusus untuk kalangan umum, Bank Indonesia menggelar edukasi bertajuk Expo Perbankan Syriah 2012 di Duta Mall Banjarmasin.

Expo tersebut, bertujuan untuk semakin meningkatkan pemahaman masyarakat banua akan produk dan jasa layanan perbankan syariah.

"Meski kinerja perbankan syariah hingga Oktober 2012 semakin meningkat, bukan berarti edukasi perbankan syariah lantas berhenti," tambah Maurids.

Bank Indonesia bersama dengan perbankan syariah se-Kalimantan Selatan direncanakan menggelar Expo Perbankan Syariah 2012 pada 7-9 Desember 2012.

Maurids menghimbau masyarakat banua dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik untuk mendapatkan informasi dan mendapatkan berbagai fasilitas yang hanya diberikan selama dilaksanakan ekspo.





Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026