Selain itu desa tersebut juga memperoleh bantuan dana pendampingan dari anggaran pendapatan dan belanja kabupaten masing-masing Rp20 juta sehingga total tiap desa mendapatkan Rp70 juta, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa Drs H Khalidi Arsyad, Kamis.
"Dana bantuan ini digunakan untuk membantu masyarakat desa dalam upaya pengentasan kemiskinan," katanya.
Program dana bantuan yang bersumber dari APBD Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, kata Khalidi, untuk tahun ini akan disalurkan bagi 52 desa di 26 kecamatan di Kalsel, termasuk 4 buah desa di Kabupaten HSU, yakni Desa Tapus Dalam, Rantau Karau Hulu, Beringin dan Banjang.
Sebagai dana perangsang (stimulus) maka Program Gerbangmastaskin ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian masyarakat dalam menanggulangi masalah kemiskinan yang masih cukup tinggi di Kalsel melalui pendekatan tri daya, yakni pemberdayaan manusia,usaha dan lingkungan.
Secara khusus lagi, program ini juga bertujuan meningkatkan peran serta aktif Rumah Tangga Miskin (RTM) dalam proses pengambilan keputusan dalam kegiatan pembangunan di desanya secara terbuka, demokratis dan bertanggung jawab.
Selain itu, kata dia, juga untuk mengembangkan kemampuan dan peluang berusaha dan menyediakan sarana prasarana kebutuhan dasar lainnya.
"Oleh masyarakat dana itu nanti bisa digunakan untuk pemberdayaan usaha mereka, simpan pinjam dan usaha sektor riil" kata dia.
Sedang bagi RTM rentan, kata dia, dana bisa juga digunakan untuk pengadaan sembako, membeli peralatan sekolah anak dan perbaikan tempat tinggal.
Intinya, kata Khalidi, bantuan program ini diarahkan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan kemampuan serta perlindungan sosial untuk mengembangkan perekonomian masyarakat miskin dipedesaan.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.