Tim Laboratorium Forensik Polri dari Surabaya mulai melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran di PLTD Sektor Barito Banjarmasin.


Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Iptu Pol Helmi Tamaela, di Banjarmasin, Selasa, mengatakan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) ke Banjarmasin itu, pada sekitar pukul 08.00 Wita mulai meninjau tempat kejadian, dan langsung bekerja melakukan penyelidikan.

Tim Labfor yang terdiri atas dua orang itu didampingi Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin.

"Mereka datang dan bekerja untuk melihat dan memeriksa tempat kejadian dan hal apa saja yang dianggap perlu guna proses penyelidikan maka nantinya akan diambil untuk dijadikan sample dan dibawa ke Labfor Surabaya," katanya.

Helmi terus mengatakan, pemeriksaan dan penyelidikan di tempat kejadian kebakaran PLTD sektor Barito Banjarmasin itu dilakukan selama lebih kurang 4,5 jam.

Dari hasil penyelidikan awal tersebut pihak Tim Labfor Mabes Polri Surabaya, membawa beberapa sample untuk diuji di laboratorium forensik diantaranya kabel-kabel listrik yang ada di tempat kejadian.

Tim Labfor yang di ketuai oleh AKBP Haryono dan anggotanya satu AKP Sudriyo itu melakukan penyelidikan dengan dibantu oleh pihak PLN setempat dan didamping Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin.

"Ada beberapa barang bukti yang diambil dari tempat kejadian kebakaran itu diantaranya kabel-kabel listrik dan itu akan dites di Laboratorium Forensik Surabaya," katanya.

Dugaan sementara, kebakaran di PLTD tersebut karena ada pipa bocor yang mengeluarkan bahan bakar di bawah mesin tersebut dan mengenai rangkaian listrik menimbulkan percikan api lalu terjadi kebakaran, terangnya mengutip penjelasan dari Tim Labfor.

  "Sementara ini tidak ada unsur kelalaian dari pihak PLN sendiri, hanya saja mesin tersebut sudah tua dan berkarat, dan kabel-kabel listrik yang tersiram bahan bakar pada saat kebaran itu diambil sebagai simple untuk pemeriksaan di Labfor," ucap pria lulusan Akpol 2006 itu./Gun/D.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026