PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Perseroan) mencatat volume penjualan semen domestik sebesar 8,7 juta ton pada semester pertama 2012, yaitu 21,8 persen, lebih tinggi dari penjualan tahun lalu sebesar 7,1 juta ton.


Menurut Sekretaris Perusahaan Indocement Sahat Panggabean, Selasa, hal tersebut merupakan volume tertinggi dalam sejarah Perseroan untuk penjualan domestik pada semester pertama.

Sedang pada saat yang sama, pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan nasional yakni, 15,1 persen telah meningkatkan dari 31,1 persen menjadi 33,0 persen.

"Tingginya pencapaian tersebut didorong oleh permintaan yang kuat di sektor swasta seperti perumahan dan gedung bertingkat, terutama di Jawa yang mencapai 55 persen dari total permintaan domestik,".

Berlanjutnya ekspansi pada bisnis Beton Siap-Pakai Ready Mix Concrete (RMC) yang dilaksanakan dengan investasi cukup besar berupa penambahan batching plant dan truk mixer baru turut menyumbangkan kontribusi untuk meningkatkan pangsa pasar Perseroan terutama di Jakarta dan sekitarnya.

"Perseroan menurunkan volume ekspor sebesar 81,5 persen menjadi hanya 57 ribu ton pada semester pertama 2012 dari 310 ribu ton pada semester pertama 2011," ujarnya.

Dia menambahkan, itu dimaksudkan untuk memenuhi permintaan pasar domestik yang semakin tinggi.

"Total volume penjualan pada semester I 2012 meningkat sebesar 17,5 persen menjadi 8,7 juta ton dimana tahun lalu hanya sekitar 7,4 juta ton," imbuhnya.

Dilain pihak, Indocement juga akan terus meningkatkan kapasitas produksi semen melalui penambahan tiga pabrik hungga 2016.

  Pabrik tersebut diantaranya di Citeureup, Jawa Barat, di Pati, Jawa Tengah, dan satu pabrik lagi di luar pulau Jawa./C/D.


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026