Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggelontorkan sedikitnya 95.000 liter minyak goreng untuk keperluan pasar murah saat bulan puasa dan menjelang Lebaran.
"Selain menggelontorkan 95 ribu migor (minyak goreng) Disperindag juga menggelontorkan 95 ton gula pasir untuk keperluan serupa," kata Kepala Dinas Disperindag Kota Banjarmasin Drs Safri Azmi kepada pers di Balai Kota Banjarmasin, Rabu.
Ia menyebutkan, sejumlah migor dan gula pasir tersebut nantinya akan disebarkan kesejumlah pasar murah di 52 lokasi pasar murah di masing-masing kelurahan yang ada di kota ini.
Menurut Azmi, kedua barang kebutuhan tersebut menjadi sasaran disebar di pasar murah mengingat kedua barang itu yang paling banyak dicari saat puasa dan menjelang lebaran nanti, sehingga memicu kenaikan harga kedua barang dagangan tersebut.
Untuk meringankan beban masyarakat maka kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membantu masyarakat melalui penjualan barang tersebut dengan harga yang murah.
Pasar murah tersebut digelar sebagai antisipasi melonjaknya permintaan dan biasanya harga saat seperti ini terjadi kenaikan yang mencolok, dan yang terkena dampaknya adalah kalangan masyarakat kurang mampu.
Karena itu pasar murah ini sasarannya adalah kalangan warga miskin yang menyebar di berbagai lokasi kelurahan di kota ini.
 Oleh sebab itu pula pembeli dipasar murah juga akan diberikan semacam kupon oleh ketua RT setempat, khususnya diberikan kepada masyarakat yang kurang berada itu, kalau tak memiliki kupon tersebut tidak dilayani/D/D. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.