Usulan itu sudah kami ajukan kepada ASDP pusat pada pertengahan Desember 2018, namun belum ada jawaban, apakah disetujui atau tidakBatulicin, (Antaranews Kalsel) - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengusulkan penambahan kapal kepada ASDP pusat untuk melayani penumpang rute Batulicin-Tanjung Serdang, Kotabaru.
General Manager ASDP Cabang Batulicin Yudhi Yanuar di Batulicin, Sabtu mengatakan usulan penambahan kapal didasari kebutuhan memberikan layanan bagi penumpang kapal yang hendak menyeberang dari Kabupaten Tanah Bumbu-Kotabaru dan sebaliknya.
"Usulan itu sudah kami ajukan kepada ASDP pusat pada pertengahan Desember 2018, namun belum ada jawaban, apakah disetujui atau tidak," katanya.
Dia menjelaskan, saat ini, ASDP Batulicin memiliki lima unit kapal yakni KMP Bamega, KMP Teluk Cindrawasih, KMP Gutila, dan KMP Krapu Tiga untuk melayani penumpang rute Batulicin-Tanjung Serdang, serta KMP Awu-Awu untuk rute Batulicin-Sulawesi Selatan.
Rencananya, Januari 2019, KMP Bamega akan dioperasikan untuk melayani rute Teluk Gosong Pulau Laut-Pulau Sebuku, sehingga ASDP Batulicin mengusulkan penambahan armada baru sebagai pengganti KMP Bamega.
Jumlah penumpang kapal feri rute Batulicin-Tanjung Serdang mulai meningkat sehingga usulan penambahan armada tersebut untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpmang kapal.
Kapal feri yang diusulkan yakni KMP Poncamoale yang sebelumnya pernah dioperasikan untuk melayani penumpang lintasan Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kapal feri tersebut memiliki kapasitas membawa 210 orang, sedangkan untuk kendaraan roda dua dan empat mencapai 20 unit kendaraan.
"Dalam pengajuan penambahan kapal feri yang kami serahkan ke direksi, seharusnya pada bulan ini, kami sudah mendapat jawaban disetujui atau tidak usulan tersebut, namun tetap optimistis bahwa ASDP Batulicin akan mendapat tambahan kapal," paparnya.
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.