Banjarmasin (ANTARA) - Guru Haji Saiful Anshari dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkapkan makna dan rahasia zuhud.
"Zuhud itu, maucapakan nyama (mengatakannya mudah), tapi manggawinya ngalih (mengerjakannya tak mudah), " ujar Guru Saiful dalam tausyiah di hadapan jamaah Masjid Assa'adah tersebut sesudah Shalat Subuh, Selasa.
Guru yang pernah mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mursyidul Amin Pemangkih (sektar 150 km utara Banjarmasin), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel itu menerangkan, bahwa orang zuhud terbukat anti dunia atau semata-mata ukhrawi (akhirat).
Baca juga: Guru Saiful ingatkan kaum Muslim jangan "paniwasan" dan "pahirian"
"Orang zuhud itu menempatkan dunis untuk kepentingan akhirat," ujar Guru Saiful yang juga pernah menimba ilmu agama ke Pulau Jawa tersebut seraya menyatakan, bahwa Nabi Muhammad SAW, orang yang paling zuhud (super zuhud).
Ia menceritakan, bahwa Rasulullah SAW juga melakukan urusan dunia seperti bedagang hingga Negeri Syam atau yang kini mencakup
Suriah, Yordania, Libanon, dan Palestina.
Selain itu, Beginda Rasul beternak/menggembalakan ternak kambing, ungkap pengasuh salah satu pondok tahfiz (hafal qur'an) di "kota seribu sungai" Banjarmasin tersebut.
Baca juga: Guru Saiful ingatkan kaum Muslim sesuaikan do'a dan ikhtiar
Guru Saiful mengungkapkan itu dalam kajian rutin "Sifat 20" atau Tarekat "Al Asy'ari" namun dalam kesempatan kali ini mengenai tarikh (sejarah) Islam yaitu menerangkan hal-hal terkait perjalanan serta perjuangan Rasulullah SAW beserta sahabat antara lain seperti Abu Hurairah dan Abdurrahman bin 'Auf
"Sebagaimana kaum Muslim ketahui bahwa Abdurrahman bin 'Auf masuk sahabat Rasulullah SAW terkaya sesudah Siti Chadidjah (istri Beginda Rasu. Namun Abdurrahman bin 'Auf tetap mengedepankan kepentingan ukhrawi, daripada duniawi," ujar Guru Saiful.
Pada kesempatan tersebut, guru asal daerah hulu sungai atau "Banua Anam" Kalsel itu mengatakan, bahwa orang "ambungan" bukan orang zuhud, karena yang bersangkutan masih mencintai duniawi.
Sebelum mengakhiri tausyiah, Guru Saiful sempat pula berbagi ilmu Kesehatan kepada jamaah Shalat Subuh Masjid Assa'adah yaitu manfaat nila atau blau.
"Ternyata blau itu punya khasiat untuk penyembuhan penyakit spelis atau raja singa," demikian Guru H Saiful Anshari.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.