Guna menghindari semakin mendekat kobaran api tersebut, para pegawai PT dan PTA melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya, serta mengambil air dari kranhydran yang di kantor itu.
Informasi dari pegawai PT, Dewi (29), kobaran api tersebut hingga sore atau pulang kerja pukul 17.00 wita belum padam dan masih terus merambat ke semak belukar yang mengering karena musim kemarau.
Sedangkan mobil pemadam kebakaran yang datang tidak mampu menerobos semak belukar yang terbakar, karena tak ada aksis jalan, kecuali menyemprotkan air dari kejauhan.
Namun pihak/petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus siap siaga, demikian Dewi.
Kantor PT dan PTA yang semula di Banjarmasin baru sekitar satu tahun pindah ke "kota idaman" Banjarbaru atau berada dalam kawasan pusat perkantoran pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel.
Sementara dalam hari yang sama karhutla juga pada kawasan lain seantero Kalsel, seperti terjadi di wilayah Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Oleh karenanya pula mobil pemadam kebakaran di Banjarmasin juga sibuk untuk turut memadamkan karhutla tersebut, seperti terjadi di wilayah Kecamatan Alalak dan Madastana, Batola.,
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.