Penemuan tersebut, akan segera diekspos ke pusat, untuk dilakukan penelitian lebih lanjutBanjarbaru,(Antaranews Kalsel) - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan bakal mengembangkan 36 titik wisata taman bumi (Geopark) yang tersebar hampir di 13 kabupaten dan kota di Kalsel.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan Isharwanto di Banjarbaru, Jumat, mengatakan, 36 titik wisata Geopark tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan ESDM kerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
Selanjutnya, ke 36 titik penemuan wisata Geopark tersebut, akan ditindaklanjuti, untuk diajukan menjadi wisata Geopark Nasional.
"Rencana pengembangan tersebut, akan segera diekspos ke pusat, untuk dilakukan penelitian lebih lanjut," katanya.
Ia mengatakan, yakin bila seluruh potensi tersebut bisa digali, maka cita-cita Pemprov Kalsel untuk menjadi salah satu daerah tujuan wisata nasional bahkan internasional akan terwujud.
Dia mengatakan, saat ini, pihaknya terus berupaya menggali potensi-potensi wisata, untuk mengganti sumber pendapatan daerah dari tambang ke potensi terbarukan.
"Bila potensi wisata tersebut benar-benar telah diteliti lebih lanjut dan layak dikembangkan, maka akan diserahkan ke Dinas Pariwisata untuk ditindaklanjuti," katanya.
Geopark merupakan konsep wisata baru yang saat ini tengah dikembangkan Kementerian Pariwisata.
Konsep geopark sendiri mengacu pada pengembangan kawasan yang memberikan pengaruh terhadap konservasi, edukasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Bila wisata tersebut benar-benar bisa kita kembangkan, maka Kalsel akan banyak dikunjungi oleh wisatawan," katanya.
Menurut Kadis, saat ini, cukup banyak gua-gua yang masih tersembunyi yang belum dieksplor secara maksimal, sehingga belum bisa dikunjungi oleh wisatawan.
Bila wisata berkembang, tambah dia, maka secara otomatis infrastruktur juga akan ikut berkembang lebih cepat, dan hal tersebut bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat.
Wisata geopark Kalsel yang kini sedang diusulkan ke pusat adalah Wisata Lembah Kahung, Air Terjun Lano, Air TerjunHaratai, Gua Liang Tapah, Gua Batu Hapu, Bukit Batu Laki, Bukit Langgara, Batu Pagat-Benawa, dan berbagai potensi wisata lainnya
Potensi wisata Geopark ini terbagi dalam lima kategori kawasan Pengembangan, yaitu Kawasan Geowisata dan Pendidikan, Kawasan Geowisata, Pendidikan dan Bentang Alam Karst, Kawasan Wisata energi terbarukan serta Danau biru merupakan Kawasan Geowisata, Kawasan Non Geologi yang di integrasikan di kawasan geopark.
Pewarta: Latif ThohirEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.