Menurut Gubernur di Banjarmasin Kamis, tema nasional HPS ke 38 adalah optimalisasi pemanfaatan lahan rawa lebak dan pasang surut menuju Indonesia lumbung pangan dunia 2045.
Tema tersebut, sesuai dengan kondisi lahan pertanian di Kalsel, yang banyak rawa dan lahan lebak. Hari Pangan Sedunia?diperingati setiap tahun pada tanggal 16 Oktober, tanggal ketika?Organisasi Pangan dan Pertanian?(FAO), lembaga?Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), didirikan pada tahun 1945.
Hari Pangan Sedunia didirikan oleh negara-negara anggota FAO pada konferensi umum ke-20 bulan November 1979. HPS ini telah diperingati setiap tahun di lebih dari 150 negara, termasuk Indonesia guna meningkatkan kepedulian terhadap masalah?kemiskinan?dan?kelaparan.
Gubernur mengatakan, kepercayaan pemerintah memilih Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 38 tahun 2018, direspon positif pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait.
Peringatan HPS 2018 yang akan digelar pada 18 hingga 21 Oktober 2018 ini, akan dipusatkan di dua tempat, yaitu di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel dan di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala.
Gubernur mengatakan, daerahnya bersama segenap komponen masyarakat menyambut positif dan mengapresiasi tinggi atas kepercayaan pemerintah menjadikan Kalsel sebagai tuan rumah HPS 2018.
Diutarakan gubernur, pihaknya terus memantapkan persiapan peringatan HPS 2018, antara lain dengan mengerahkan seluruh pihak untuk membantu menanam serta sosialisasi ke masyarakat.
Melalui peringatan HPS bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan daerah maupun nasional terutama jenis padi agar tetap stabil .
Tujuan jangka panjang menjadi salah satu negara penghasil produksi padi terbesar. Selain tema tersebut, peringatan HPS 2018 dengan tema internasional: Our Action Are Our Future, A #ZeroHunge World by 2030 Is Possible.
Pewarta: Latif ThohirEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.