Tertib itu baik, amankan proses demokrasi ini berjalan lancar dan prajurit harus netralBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya menegaskan jika TNI-Polri siap mengamankan Pilkada serentak di Kalsel yang berlangsung Rabu (27/6).
"Tertib itu baik, amankan proses demokrasi ini berjalan lancar dan prajurit harus netral," ujarnya, Rabu.
Dia menegaskan, TNI hanya bekerja untuk rakyat dan Pilkada yang digelar untuk rakyat wajib disukseskan prajurit.
"Terbaik untuk rakyat berarti terbaik untuk prajurit TNI. Antasari Bergerak dan Korem 101/Antasari beserta seluruh jajaran mengawal sepenuhnya pesta rakyat dalam event Pilkada yang tahun ini dilaksanakan di empat kabupaten di Kalsel," kata Putra.
Jika ada prajurit TNI yang tidak tertib dalam hal ini berpihak kepada salah satu pasangan calon, maka sanksi tegas siap diberikan sesuai aturan yang berlaku.
"Pokoknya jika masyarakat menemukan ada prajurit TNI tidak netral segera laporkan dan pasti kita proses," tegasnya.
Putra juga mengungkapkan jika prajurit TNI berada di bawah komando Kepolisian dalam pengamanan Pilkada serentak 2018.
Dimana peran TNI ikut membantu dalam memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat pada masa Pilkada.
"Yang perlu diwaspadai jajaran TNI adalah adanya rivalitas tinggi di wilayah yang melaksanakan Pilkada. Misalnya kekuatan massa pendukung berimbang dan sebagainya. Sesuai nota kesepahaman TNI-Polri yang ditandatangani Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, TNI bersedia memberikan bantuan personel kepada Polri untuk pengamanan unjuk rasa, kerusuhan massa hingga konflik sosial," pungkas Putra.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.