Liburan panjang itu sendiri selain karena libur hari raya, juga adanya masa cuti bersama yang agak lama dari tahun-tahun sebelumnya,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan baru akan membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD provinsi setempat tahun 2017 sesudah lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhaimin SH MH MKn menyatakan itu saat mengakhiri memimpin rapat paripurna lembaga legislatif tersebut di Banjarmasin, Kamis.

Rapat paripurna DPRD Kalsel itu sendiri dengan agenda tunggal penyampain penjelasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD provinsi tersebut tahun 2017 oleh Gubernur setempat, H Sahbirin Noor.

Anggota DPRD Kalsel empat periode itu mengatakan, pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 baru sesudah lebaran Idul Fitri 1439 H, karena libur panjang.

"Liburan panjang itu sendiri selain karena libur hari raya, juga adanya masa cuti bersama yang agak lama dari tahun-tahun sebelumnya," ujar wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin tersebut.

"Kan sebagaimana Keputusan Presiden Joko Widod, masa cuti bersama aparatus sipil negara H-5 dan H+5 (lima hari sebelum dan sesudah lebaran), berarti Sekretariat DPRD Kalsel juga libur," ucapnya.

Wakil rakat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu menambahkan, sebagaimana bisa, pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 melalui pemandangan umum fraksi-fraksi dewan.

Berdasarkan keputusan rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel tanggal 31 Mei lalu, pemandangan umum fraksi-fraksi dewan terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017 itu dijadwalkan 25 Juni 2018, demikian Muhaimin.

Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBD provinsi setempat tahun 2017 menyebutkan, realisasi pendapatan Rp5.609.663.321.766,66 atau 93,27 persen dari yang dianggarkan,

Walau realisasi pendapat Kalsel 2017 tidak mencapai 100 persen atau lebih, tetapi bila dibandingkan dengan tahun anggaran 2016 mengalami kenaikan 7,49 persen.

Kemudian belanja daerah Kalsel 2017 realisasinya Rp5.845.800.625.741,18 atau 91,63 persen, yang mengalami kenaikan 12,88 persen bila dibandingkan dengan tahun anggaran 2016.

Pewarta: Syamsudin Hasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026