Banjarmasin (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Deddy Sophian berkomitmen memperjuangkan program bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni hingga ratusan unit.
"Tidak hanya program bedah rumah dari pemerintah kota, tapi juga di pemerintah provinsi," ujarnya saat kegiatan reses mengundang warga Jl. Kuin Selatan RT 004 RW 001 Kel. Kuin Selatan, Kec. Banjarmasin Barat, Sabtu.
Khususnya, ungkap dia, di daerah pemilihannya di Banjarmasin Barat yang diprioritaskan untuk diperjuangkan, diusulkannya sebanyak 300 unit kepada pemerintah provinsi dalam hal ini Gubernur Kalsel H Muhidin.
Agar upaya tersebut bisa terwujud tahun 2026 ini, Deddy mengaku telah berkolaborasi dengan anggota DPRD Kalsel dari partai yang sama, yakni PKB, khususnya legislatif dari daerah pemilihan Kota Banjarmasin.
Baca juga: DPRD Banjarmasin perjuangkan kelancaran air bersih daerah pinggiran
Baca juga: DPRD Banjarmasin bantu bangun kesadaran masyarakat untuk pilah sampah
"Moga bisa terwujud dengan kita berjuang bersama," ujarnya.
Sebagaimana tahun 2025, ungkap Deddy, bantuan bedah rumah yang diperjuangkannya ke provinsi mencapai 100 unit rumah di Kecamatan Banjarmasin Barat.
"Ditambah beberapa unit dari program pemerintah kota," paparnya.
Menurut Deddy, program bedah rumah sangat dibutuhkan warga di daerah Banjarmasin Barat, sebab daerahnya padat penduduk dan perkampungan yang lama.
"Moga pada musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) provinsi, usulan dari kita terkait bantuan bedah rumah ini disetujui, setidaknya 250 unit," harapnya.
Anggota DPRD Kalsel H Suripno Sumas membenarkan kolaborasi untuk mewujudkan program bedah rumah dari pemerintah provinsi di wilayah Banjarmasin Barat yang diusulkan hingga 300 unit pada tahun 2026.
Baca juga: Muhaimin apresiasi Banjarmasin dapat PSN sampah
Menurut dia, program bedah rumah yang diinisiasi Gubernur Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin dibantu disosialisasikannya ke masyarakat, termasuk saat ikut menghadiri undangan dari anggota DPRD Kota Banjarmasin H Deddy Sophian di wilayah Banjarmasin Barat.
"Alhamdulillah pada 2025 sudah terealisasi, pada 2026 ini suratnya sudah masuk untuk usulan 300 unit di Banjarmasin Barat," ujarnya.
Program bedah rumah dari Pemprov Kalsel, ungkap Suripno, yakni memperbaiki lantai, atap dan dinding, dengan biaya per unitnya Rp25 juta.
"Kalau tahun lalu biaya per unitnya Rp20 juta, Insya Allah tahun ini dinaikkan jadi Rp25 juta," ujarnya.
Dia pun berharap program ini bisa berjalan lancar, daerah Kota Banjarmasin dapat bantuan lebih banyak, hingga tidak ada lagi rumah warga yang tidak layak huni dan tidak memenuhi standar kesehatan.
Pewarta: SukarliEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026