Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mulai kini dilibatkan untuk membangun bendungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, Rabu, mengatakan, pemerintah daerah kini mengoptimalkan keterlibatan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kotabaru.
"Ada beberapa perusahaan yang sudah mengucurkan dana miliaran rupiah untuk membangun bendungan atau menormalisasi bendungan Gunung Ulin," kata Bupati menjelaskan.
Diantara perusahaan tersebut, perusahaan bijih besi PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO), dan perusahaan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tarjun.
"Kini perusahaan minyak goreng, PT Golden Hop juga sudah menyatakan bersedia membantu pembangunan waduk Gunung Bahalang," imbuhnya.
Selain waduk Gunung Bahalang, Pemkab Kotabaru juga akan membangun waduk di Gunung Tirawan, Pulau Laut Utara, dan Gunung Seratak, Pulau Laut Timur.
Serta membangun embung di Berangas, Pulau Laut Timur, dan di Tanjung Batu, Kelumpang Tengah.
Sementra untuk di daratan Kalimantan, pemerintah juga berencana memperbanyak pembangunan Instalasi Kota Kecamatan (IKK) untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat di kota kecamatan.
Sebelumnya, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru, Zulkifli, mengatakan, PDAM mentargetkan pada 2020 dapat membangun Instalasi Kota Kecamatan (IKK) di 20 kecamatan di kabupaten itu.
"Karena air bersih menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat yang harus dipenuhi dan tersedia cukup," katanya.
Dari 20 kecamatan di Kotabaru, baru sekitar empat kota kecamatan yang telah memiliki Instalasi Kota Kecamatan, yakni, Serongga, Kelumpang Hilir, Cantung, Kelumpang Hulu, Sengayam, dan Pamukan Barat serta Bakau di Kecamatan Pamukan Utara.
 Ia berharap, target dapat membangun 16 IKK di kota kecamatan di Kotabaru dapat dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah serta perusahaan./C/D Â
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026