"Jiwa saya merasa terpanggil untuk melibatkan diri guna membantu para prajurit TNI yang saat ini membangun jalan yang menghubungkan dua kecamatam," kata salah satu warga Batulicin yang ikut membantu TNI AD membangun jalan, Saiful (35), di Batulicin, Minggu.
Ia mengatakan, apa yang dilakukan adalah demi kepentingan bersama dan hajat hidup orang banyak, jadi tidak perlu canggung atau aneh. Karena masyarakat ikut membantu menyukseskan pembangunan jalan tersebut nantinya juga dirasakan masyarakat.
Komandan Kodim 1022 Tanah Bumbu Letnan Kolonel CZI Andy Setyawan, mengatakan, pihaknya merasa bangga dan terharu dengan keinginan masyarakat yang secara ikhlas menawarkan diri untuk bergabung dan melibatkan diri dalam pelaksanaan TMMD.
"Kebersamaan masyarakat untuk bergotong-royong membantu prajurit TNI dalam program TMMD ini semakin menambah semangat seluruh prajurit yang terlibat dalam program," katanya.
Ia menjelaskan, dengan kebersamaan ini target 30 hari membangun jalan yang menghubungkan Desa Barokah Kecamatan Simpang Empat-Kelurahan Batulicin bisa selesai tepat waktu.
Selain dibantu masyarakat dari desa lain pelaksanaan TMMD ke 101 juga dibantu masyarakat dari tiap-tiap RT secara bergiliran.
Bahkan tidak hanya pemuda namun juga segala lapisan masyarakat, dan tokoh masyarakatnya juga ikut andil dalam pelaksanaan TMMD.
"Hal ini menunjukkan betapa kemanunggalan TNI dan rakyat tak lagi dapat dipisahkan. Kami berbuat untuk bangsa, negara dan masyarakat, ternyata masyarakat sangat menerima dan memberi apresiasi juga kepada TNI," ujarnya.
Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor menambahkan, dengan adanya program TMMD yang dilaksanakan TNI AD membatu baik itu pemerintah maupun masyarakat.
Keuntungan yang dirasakan oleh masyarakat, yakni mereka merasa terbantu secara ekonomi dan keuntungan pemerintah adalah anggaran APBD untuk program pembangunan lebih hemat dan tepat sasaran.
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.