Sebanyak 2.497 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama, Senin.
"Total jumlah peserta ujian sebanyak 2.498 orang tetapi berkurang satu orang karena meninggal dunia," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Ahmad Arsyad, Senin.
Menurut Ahmadi didampingi Kepala Bidang Pendidikan Menengah Edy Yuana Pribadi, peserta ujian itu terdiri dari 935 siswa SMA, 392 madrasyah aliyah dan 1.171 siswa sekolah menengah kejuruan.
Dikatakan Edy, selain diikuti seluruh peserta, ujian hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia itu juga berlangsung tertib dan lancar tanpa hambatan berarti dalam pelaksanaannya.
"Pelaksanaan ujian hari pertama tertib dan lancar, sama sekali tidak ada hambatan seperti kekurangan soal atau hal-hal lain yang mempengaruhi jalannya ujian," ungkapnya. I
a mengatakan, distribusi soal-soal yang disimpan di markas Polres Banjarbaru juga berlangsung aman dan lancar dibawah pengawalan petugas kepolisian hingga ke sekolah penyelenggara ujian.
Namun, tugas aparat kepolisian terutama yang berseragam tidak diperbolehkan berada di dalam lingkungan sekolah sehingga petugas hanya berjaga-jaga di luar lingkungan sekolah.
"Pengawasan diserahkan kepada pengawas independen dari kalangan akademisi, sedangkan petugas kepolisian hanya berjaga di sekitar lingkungan sekolah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan peserta ujian," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor didampingi Kepala Dinas Pendidikan Ahmadi Arsyad turun ke sekolah-sekolah untuk memantau pelaksanaan ujian dan tidak menemukan adanya hambatan di lapangan.
"Ada beberapa sekolah yang kami datangi seperti Madrasyah Al Falah Putra dan Putri, SMAN 4 dan SMKN 1 dan 2 yang seluruhnya berjalan lancar tanpa hambatan," ujar Ahmadi.
Ditambahkan Edy, pada Sabtu (14/4) pihaknya menerima kedatangan Inspektur I Suharyanto dari Direktorat Jenderal Kemendikbud yang memantau pengamanan soal di mapolres Banjarbaru.
"Begitu melihat pintu penyimpanan soal-soal ujian dilengkapi teralis dan kunci tiga lapis, pejabat pusat itu memastikan pengamanan soal ujian sudah memenuhi standar," katanya./zal/C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.