Nilai Tukar Petani (NTP) di Kalimantan Selatan pada Maret 2012 turun dibandingkan dengan Februari 2012 dari 108,26 menjadi 108,24 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pprovinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Iskandar Zulkarnaen, di Banjarmasin, Senin mengatakan, sebelumnya NTP di Kalsel Februari 2012 juga turun dari Januari 2012 sebesar 0,60 persen.
"Turunnya NTP Kalsel Maret 2012, disebabkan indeks harga yang diterima petani (It) hanya naik sebesar 0,16 persen," katanya. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,17 persen.
Angka NTP tersebut diperoleh dari rasio antara It terhadap Ib. Sementara NTP yang diperoleh dari perbandingan It terhadap Ib salah satu indikator relatif tingkat kesejahteraan petani.
"Karena itu, semakin tinggi NTP, relatif semakin sejahtera tingkat kehidupan petani," tandasnya.
Ia menambahkan, dilihat dari subsektornya, dua subsektor pertanian mengalami kenaikan NTP dan tiga subsektor mengalami penurunan. Kenaikan NTP terjadi pada subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,03 persen, dan subsektor Hortikultura sebesar 0.18 persen.
Penurunan NTP terjadi pada subsektor Peternakan sebesar 0,04 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 0.41 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,26 persen.
Pada Maret 2012, Provinsi Kalimantan Barat mengalami kenaikan NTP tertinggi sebesar 1,12 persen, sebaliknya Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan NTP tertinggi 0,86 persen./her/C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.