Jadi jasa beliau dibidang pendidikan ilmu hukum untuk regenerasi bangsa ini sangat besar, bahkan banyak karya tulisan beliauBanjarmasin (Antaranews Kalsel) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan menggelar upacara pelepasan jenazah Hakim Agung RI DR H Abdurahman SH MH di Aula Rektorat ULM Banjarmasin, Rabu.
Hakim Agung RI Abdurrahman meninggal dunia diusia 68 tahun di kediamannya di Jalan Kayu Tangi 2 Banjarmasin Utara sekitar pukul 05.00 Wita, Rabu, sebelumnya sempat dirawat di RS Ciputra Banjarmasin.
Rektor ULM Banjarmasin Prof Sutarto Hadi menyatakan, ULM sangat berduka atas meninggalnya guru besar tersebut, sehingga patut untuk diberi penghormatan terakhir untuk mengenang dan penghargaan atas jasanya.
Dikatakan dia, sosok guru besar di Fakultas Hukum ULM Banjarmasin ini sangat disayangi para dosen dan mahasiswa, meski sibuk mengemban tugas negara sebagai Hakim Agung, tetap meluangkan waktu mengajar di kampus ULM.
"Kita betul-betul kehilangan atas wafatnya DR Abdurrahman ini, secara pribadi saya mengenal beliau sudah lama," paparnya.
Dia mengungkapkan, DR Abdurrahman masuk salah satu pendiri Fakultas Hukum di ULM ini, yang akhirnya banyak menelurkan tokoh-tokoh ahli hukum hingga berkiprah di tingkat nasional.
"Jadi jasa beliau dibidang pendidikan ilmu hukum untuk regenerasi bangsa ini sangat besar, bahkan banyak karya tulisan beliau," papar Sutarto.
Dia berharap, semuanya dapat mendoakan agar di alam akhirat almarhum DR Abdurrahman diterima amal dan ibadahnya oleh Allah SWT, sehingga khusnul khatimah.
Sementara itu, istri DR Abdurrahman, yakni, Rosyidah mengungkapkan, suaminya memang memiliki penyakit konplikasi diantaranya ginjal.
"Kami sekeluarga sudah iklas beliau menghadap sang Ilahi, mohon doanya, moga beliau khusnul khotimah," ujarnya.
Jenazah Hakim Agung Abdurrahman disholatkan di Mesjid Mujahiddin Kota Rantau di Kabupaten Tapin, selanjutnya dimakamkan di alkah Almubaraq Kupang, Rantau, Kabupaten Tapin pada Rabu.
Pewarta: SukarliEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026