Banjir rob akibat badai yang terjadi di pesisir pantai Kalimantan Selatan, sekitar pukul 16:00 Wita menyebabkan 50 rumah di Desa Batakan Kabupaten Tanah Laut rusak parah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Kalimantan Selatan Said Ali di Banjarmasin, Senin, mengatakan selain merusak 50 unit rumah, banjir rob setinggi 1-2 meter kini juga masih merendam puluhan rumah yang berada di pesisir.

"Seluruh petugas dinas terkait baik provinsi dan kabupaten kini sudah siaga di masing-masing kabupaten dan kota terjadi bencana," katanya.Menurut Said, dari informasi yang diterima dari beberapa petugas di seluruh kabupaten dan kota, badai dan gelombang pasang tersebut terjadi sekitar pukul 16:00 Wita.

Lokasi kejadiannya antara lain di Kabupaten Tanah Laut yaitu Kecamatan Takisung, sebanyak 12 desa terendam, Kecamatan Bumi Makmur, 14 desa, Kecamatan Pelaihari satu desa.

Selain itu, Desa Penyipatan dua desa, Desa Batakan 50 buah rumah rusak dan Desa Tanjung Dewa.
"Ketinggian air di rumah daerah tersebut adalah 1-2 meter," katanya.

Sedangkan di Kabupaten Banjar yaitu di Kecamatan Aluh-Aluh banjir juga menenggelamkan sepuluh desa dan mengakibatkan puluhan rumah penduduk rusak.

Menurut Said, saat ini seluruh peralatan pertolongan telah siap didistribusikan ke seluruh daerah yang memerlukan, terutama daerah-daerah kondisinya mengalami kerusakan cukup parah.

"Kita akan terus memantau perkembangannya, karena biasanya kalau banjir rob air cepat naik dan cepat turun," katanya.

Saat ini, seluruh dinas dan instansi terkait sedang intensif melakukan koordinasi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti dinas sosial sedang menyiapkan kebutuhan makanan, dinas kesehatan obat-obatan, dan lainnya.Selain itu, kata dia, juga sedang dihitung total kerusakan dan korban terjadinya badai yang disertai banjir rob untuk mengetahui secara detail kondisi masyarakat yang terkena bencana.B/B   



Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026