Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, Minggu mengatakan, pengawasan dan pemantauan terus dilakukan agar tidak ada prilaku yang menonjol dari premanisme.
Upaya-upaya untuk mencegah terjadi premanisme di kota dengan julukan kota "seribu sungai" terus dilakukan dengan mengadakan patroli rutin di setiap titik rawan di kota ini.
Polresta Banjarmasin juga tidak henti-hentinya menggelar kegiatan operasi untuk fokus dan mengarah tindak prilaku premanisme itu.
Operasi khusus yang ditujukan untuk mengantisipasi premanisme sebagai salah satu upaya polisi itu diantaranya operasi kilat bungas II 2012 yang hingga saat ini terus dijalankan.
"Saya selaku Kapolresta Banjarmasin tidak mau di kota ini ada premanisme, apabila ada langsung tindak, karena dari prilaku premanisme ini lah bisa muncul tindak pidana lainnya dan itu kami upaya agar diminimalisir prilaku tersebut," terangnya Kepada ANTARA.
Tindak tegas terus di lakukan terhadap para pelaku premanisme itu seperti pemabuk, pembawa senjata tajam, pelaku perkelahian dan lainnya apabila menimbulkan tindak pidana maka diteruskan sesuai aturan yang berlaku dan proses hukum dijalankan.
Penindakan secara tegas itu dimaksudkan agar bisa memberikan efek jera terhadap pelaku sendiri dan para pelaku lainnya agar tidak lagi berbuat dan berperilaku preman karena selain merugikan diri sendiri juga meresahkan orang lain.
"Saya pernah berkomentar tembak ditempat segala pelaku tindak kejahatan, jadi jangan pernah main-main mau selamat maka berperilakulah yang baik jangan meresahkan masyarakat atau tindak lainnya yang tidak sesuai dengan hukum serta aturan yang ada," tuturnya.
Suharyono terus menambahkan dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan operasi gabungan dengan pihak dan instansi lainnya untuk menertibkan segala bentuk prilaku premanisme yang ada di Kota Banjarmasin ini.
"Operasi gabungan ini sudah kita bicarakan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dan instansi lainnya, agar Kota yang kita cinta ini selalu aman, nyaman dan kondusif maka setiap bentuk premanisme akan kita berantas," tegas saat bertemu ANTARA./gun/C
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.