Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan, mulai melirik ternak burung walet yang saat ini mulai marak dilakoni warganya.


Pjs Kepala Dinas Pendapatan Dra. Hj Galuh Bungsu S,di Amuntai, Rabu mengakui omset ternak walet yang mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah merupakan objek Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang perlu dikembangkan ditahun 2012.

Dinas Pendapatan sudah menyelusuri pertumbuhan ternak walet di sejumlah kecamatan bahkan trend membangun rumah toko (ruko) yang melengkapi bangunan ternak walet di atasnya juga terlihat marak dilakukan warga

Hanya saja disayangkan pembangunan Ruko atau bangunan sarang walet ini banyak yang belum memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) seperti yang pernah diutarakan Kepala kantor Pelayanan Terpadu (KPT) HSU Drs H Rifaniansyah.

Pihaknya pun belum bisa menindak apa apa karena perda masih digodok dipusat,"tapi jika perda sudah 100 persen disetujui secara hukum dan peraturan kita akan kenakan Pajak" tandas Rifani. (eddy/ humas/D)




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026