Rapat Kerja Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan dengan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) provinsi setempat, yang seyogyanya, Selasa siang ternyata dibatalkan.


Padahal rencana agenda rapat kerja (Raker) Komisi III DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan BLHD yang dinilai penting tersebut, karena membahas permasalahan lingkungan, seperti Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Sementara Kepala BLHD Kalsel Rakhmadi Kurdi bersama staf pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hadir lebih awal dari undangan Komisi III itu.

Namun Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi, perhubungan serta lingkungan hidup tersebut, HM Rafi'ie Muksin sembari meminta ma'af, membatalkan rencana raker bersama BLHD tersebut.

Pembatalan tersebut, disebabkan banyak anggota Komisi III DPRD Kalsel yang tidak hadir, termasuk ketua komisinya yang secara mendadak keluar kota, untuk urusan lain yang berkaitan dengan sosial kemasyakaratan, karenanya akan dijadwalkan kembali.

Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Indonesia Raya (PPPIR) asal PPP itu, mengaku, tidak mengetahui secara pasti, mengapa anggota komisinya banyak tak hadir dalam rencana raker bersama BLHD.

"Saya tak mengetahui pasti, mengapa anggota Komisi III banyak yang tidak hadir untuk rapat bersama BLHD, apakah mereka tak mengethuinya. Padahal saat rapat paripurna istimewa DPRD Kalsel, angota komisi III banyak yang hadir." tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Puar Junaidi dari Partai Golkar kepada wartawan, menerangkan, dalam rapat dengan BLHD tersebut, untuk mencari tahu tentang Amdal pelabuhan khusus (pelsus) yang ada di provinsi tersebut.

Karena dokumen Amdal salah satu persyaratan perizinan Pelsus, dimana di Kalsel saat ini terdapat lebih dari 100 buah, namun yang resmi tercatat sekitar 70 Pelsus.

Kepala BLHD Kalsel ketika dimintai pendapat atas batalnya rapat kerja tersebut, tak bersedia memberikan banyak komentar, kecuali menyatakan, akan hadir kembali bila Komisi III DPRD setempat mengundang lagi.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel yang hadir saat mau rapat bersama BLHD tersebut, Ibnu Sina dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan HM Zaini dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta sekretaris komisinya.

Sedangkan keanggotaan Komisi III DPRD Kalsel berjumlah 13 orang, yaitu dari Partai Golkar tiga, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) masing-masing dua orang.

Selain itu, dari PPP, PDIP, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bulan Bintang (PBB) masing-masing satu orang./shn/




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026