Bupati Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan Irhami Rijani Rais,S.Sos menyaksikan demo (perkenalan) dari perusahaan tentang pengaspalan dengan larutan NBX Soil Stabilizer dan sistem yang baru di jalan Politehnik (Poltek).


Bupati Kotabaru dalam sambutannya mengatakan, sistem ini merupakan jenis pengaspalan baru  dan  mempunyai banyak keunggulan dari yang biasa.

Diantaranya, pekerjaan pemasangan lebih mudah dan efisien, pemeliharaan tidak sulit, serta biaya yang digunakan murah yaitu setengah lebih hemat dari jenis pengaspalan biasa.

"Dengan menggunakan satu alat saja dalam sehari, jalan yang dapat diaspal sepanjang 3 km apalagi kalo lebih, mungkin puluhan kilo" jelas Bupati dalam sambutannya.

Sedangkan, kendala yang di hadapi dengan menggunakan sistem ini tidak banyak, hanya cuaca yaitu musim penghujan pengaspalan tidak dapat di lakukan, terang Bupati.

Sementara itu Kepala Tekhnisi dari Kontraktor PT.Nextbase Enterprise dari Malaysia Abdul Ghofur, mengatakan, sistem ini sudah banyak digunakan di daerah lain sebelum di Kabupaten Kotabaru.

"Hanya saja alat yang digunakan pada hari ini sudah lama, hampir tiga tahun tidak di pakai,sehingga wajar saja kalau ada kendala yang dihadapi".terang Ghofur.

Ghofur juga mengatakan kerusakan jalan dengan menggunakan sistem ini hanya di akibatkan oleh tidak adanya parit yang baik, dan genangan air. 

Selain itu Bupati juga mengimbau kepada Camat diseluruh wilayah Kabupaten Kotabaru agar melaporkan kepada Pemerintah Daerah jalan desanya yang di anggap rusak, supaya di data dan dilakukan perbaikan.

Program Percepatan perbaikan jalan diwilayah Kabupaten Kotabaru pada tahun 2012 akan segera dituntaskan, pada bulan April proses tender akan segera di mulai, dan pada bulan Agustus diperkirakan sudah selesai, terutama jalan desa yang di anggap rusak.

Mengingat, kebutuhan ekonomi didesa sangat tinggi dan hanya mengandalkan  jalan saja sebagai alat transportasai, sehingga harus segera memerlukan perbaikan, agar peningkatan perekonomian menjadi lebih baik, kata Bupati. 



Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026