Banjarbaru (ANTARA) - Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan meminta manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru membenahi fasilitas dan peningkatan kualitas pelayanan, khususnya ruangan VIP.
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru Ririk Sumari di Kota Banjarbaru, Rabu mengatakan, pihaknya telah meninjau
sejumlah ruang pelayanan hingga fasilitas yang tersedia di rumah sakit milik pemerintah kota itu.
"Salah satu yang menjadi perhatian utama yakni kondisi ruang VIP yang masih perlu pembenahan," ujar Ririk yang melakukan kunjungan bersama anggota Komisi I ke RSD Idaman Banjarbaru, Kamis (7/5).
Menurut politisi perempuan dari PKB itu, fasilitas ruang VIP yang masih dalam tahap perbaikan harus dibenahi seperti tampilan interior, furniture, termasuk kamar mandi yang harus diperbaiki kondisinya.
Baca juga: Banjarbaru perkuat gaya hidup sehat melalui program olahraga padel
Ririk menegaskan pelayanan pasien VIP harus ditingkatkan sehingga bisa lebih maksimal dibandingkan layanan reguler, termasuk kemudahan dalam pelayanan obat mengingat mereka menempati ruangan khusus VIP.
"Pasien VIP harus dilayani maksimal, salah satunya adalah pelayanan obat. Mestinya keluarga pasien tidak perlu mengambil obat ke apotek tetapi diantarkan petugas karena mereka berada di kelas VIP," ungkapnya.
Selain itu, Ririk juga meminta tampilan rumah sakit dibuat lebih nyaman dan representatif agar masyarakat merasa lebih nyaman saat beroba termasuk ruang rehabilitasi perlu ditata ulang karena dinilai terlalu padat.
"Tampilan penting agar masyarakat yang datang merasa nyaman. Ruang rehabilitasi mesti dibenahi, karena posisi di tengah dan kelihatan sangat penuh hingga terlihat kepadatan saat menunggu antrian," ucapnya.
Dikatakan, Komisi I DPRD Banjarbaru turut menyoroti proses rehabilitasi bangunan yang sedang berjalan agar pengawasan pengerjaan dilakukan optimal sehingga hasil pembangunan lebih maksimal.
Direktur RSD Idaman Banjarbaru, Danny Indrawardhana menyatakan pihaknya siap untuk menindaklanjuti berbagai masukan dari komisi I DPRD, khususnya terkait pembenahan ruang VIP di rumah sakit itu.
"Kami mengakui fasilitas ruang VIP perlu pembenahan untuk kenyamanan pasien, termasuk juga nanti akan kami tingkatkan pelayanannya sehingga memenuhi syarat sebagai ruangan bagi pasien khusus," tutur Danny.
Ditambahkan, jumlah ruang VIP yang tersedia 18 kamar direhab menjadi 14 kamar, dengan empat kamar lainnya dialihfungsikan jadi dua kamar VVIP untuk menunjang kebutuhan tamu maupun pejabat dari pusat.
Pewarta: Yose RizalEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026