Setelah melalui proses pengerjaan selama beberapa bulan, Jembatan Garuda di Desa Paya Besar akhirnya rampung dan siap difungsikan,"

Barabai (ANTARA) - Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Paya Besar, Kecamatan Batu Benawa telah tuntas dikerjakan. 

"Setelah melalui proses pengerjaan selama beberapa bulan, Jembatan Garuda di Desa Paya Besar akhirnya rampung dan siap difungsikan," kata Kapten Inf M Fadillah mewakili Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar di Barabai, Kamis. 

Ia menerangkan, keberadaan jembatan tersebut dipastikan bakal memangkas hambatan transportasi warga, khususnya bagi aktivitas distribusi hasil pertanian yang selama ini terkendala akses jalan dan penyeberangan.

Jembatan Garuda ini merupakan inisiatif infrastruktur strategis nasional di bawah Presiden Prabowo, yang difokuskan pada peningkatan konektivitas dan pemulihan akses mobilitas masyarakat, terutama di daerah terpencil atau terdampak bencana, yang direalisasikan oleh TNI AD. 

Fadillah mengatakan, seluruh pekerjaan fisik selesai sesuai target yang ditetapkan dan sudah siap untuk diresmikan. 

“Pengerjaan jembatan sudah selesai 100 persen. Ini hasil kerja sama antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat yang selama ini ikut membantu proses pembangunan,” katanya.

Menurut Fadillah, jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga Desa Paya Besar dan sekitarnya karena menghubungkan jalur aktivitas ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, dengan beroperasinya Jembatan Garuda tersebut mobilitas warga menuju lahan pertanian maupun membawa hasil panen ke pasar diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Harapannya distribusi hasil pertanian masyarakat menjadi lebih lancar dan aktivitas ekonomi warga ikut meningkat,” ujarnya.

Selain mempercepat akses transportasi, pembangunan jembatan juga disebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat di daerah yang terlibat langsung membantu pembangunan sejak awal hingga tuntas pengerjaan. 



Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026