Arus peti kemas tercatat 4.202 TEUs, tonase barang 2.349 ton, muatan curah 190.702 meter kubik, kendaraan 2.282 unit, dan penumpang sebanyak 33.786 orang,

Batulicin (ANTARA) - PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Cabang Batulicin mencatat pada triwulan I 2026 jumlah bongkar muat penumpang barang dan orang di Pelabuhan Samudera Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 2.481 kapal.

General Manager PT. Pelindo Cabang Batulicin Erry Ardiyanto di Batulicin, Kamis, mengatakan total gross tonnage (GT) kapal yang bersandar mencapai 11.513.051 GT.

"Arus peti kemas tercatat 4.202 TEUs, tonase barang 2.349 ton, muatan curah 190.702 meter kubik, kendaraan 2.282 unit, dan penumpang sebanyak 33.786 orang," kata Erry.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Pelindo Batulicin melengkapi fasilitas bongkar muat dua unit Fix Crane, dua unit reach stacker, satu Unit Forklift, empat Unit Trailer serta 120 tenaga kerja pelabuhan yang dimiliki oleh Koperasi TKBM Karya Bersama.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Samudera Batulicin merupakan salah satu pelabuhan penting di Kalimantan Selatan yang melayani arus kapal, barang, dan penumpang.

Baca juga: Pertumbuhan angkutan kapal di Tanah Bumbu meningkat 15 persen

Pelabuhan BUMN terbesar di Kabupaten "Bumi Bersujud" ini memiliki kapasitas panjang dermaga 100 meter Beton ditambah 50 Meter Dolphin sehingga mampu menampung Kapal dengan Panjang Maksimal 170 Meter, berstatus operasi multipurpose, dan disiapkan untuk mendukung logistik Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Pertumbuhan angkutan penumpang melalui Pelabuhan Samudera Batulicin kini mencapai 15 persen seiring peningkatan peran pelabuhan sebagai simpul distribusi barang dan penumpang di wilayah selatan Kalimantan.

Triwulan pertama periode 2025 jumlah penumpang mencapai 29.497 orang, Periode 2026 triwulan pertama meningkat 15 persen menjadi 33.786 orang.

"Kalau aktivitas kepelabuhanan di sini terhenti, sudah pasti pertumbuhan ekonomi wilayah akan terhambat. Karena itu, dukungan semua pihak sangat diperlukan," tegas Erry.



Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026