Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengirim sumberdaya manusia (SDM) untuk mempelajari sistem operasional rumah potong unggas (RPU) modern di Malang, Jawa Timur.
Kepala Unit Pelaksana Tugas Rumah Potong Unggas (UPT RPU) Banjarmasin drh Annang Dwijatmiko di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, Pemkot mengirim lima perwakilan ke RPU modern Malang untuk mengikuti pelatihan sekaligus magang untuk suksesi pengoperasian RPU Basirih Banjarmasin.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin sudah membangun gedung dan dilengkapi peralatan di RPU modern tersebut, namun belum beroperasi.
Upaya operasional RPU modern tersebut terus dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas para petugas, salah satunya dengan mempelajari RPU modern yang sudah beroperasi dengan baik di Malang tersebut.
“Selama pelatihan, para petugas kita mempelajari alur operasional RPU modern, mulai dari ayam datang, proses pemotongan, pembersihan bulu, hingga menghasilkan karkas ayam yang higienis dan layak konsumsi," ungkapnya.
Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan limbah hasil pemotongan, seperti bulu ayam, darah, serta air bekas proses pencucian, agar dapat ditangani secara tepat dan ramah lingkungan.
Pelatihan ini juga mencakup aspek administrasi dan manajemen operasional, termasuk pencatatan jumlah ayam yang dipotong serta total berat hasil produksi.
Juga mempelajari sistem pelaporan, mulai dari perhitungan jumlah ayam per hari, per minggu, hingga per tahun, yang nantinya dapat menjadi dasar data operasional.
Pengoperasian RPU modern membutuhkan sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan kompeten. Oleh karena itu, pelatihan seperti ini dinilai sangat penting untuk meningkatkan kapasitas petugas di lapangan, demikian kata Annang.
Pewarta: SukarliEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026